13 Cara Mengatasi Stunting pada Anak, Lakukan Sedini Mungkin!

Cara Mengatasi Stunting

Anda pasti sering mendengar tentang stunting, tetapi apakah Anda sudah tahu betul apa itu stunting? Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat karena kekurangan gizi yang kronis pada masa pertumbuhan mereka. Ini bisa menjadi masalah serius yang dapat memengaruhi kehidupan anak Anda secara jangka panjang. Mengapa perlu diatasi dengan cepat? Bagaimana cara mengatasi stunting? Mari kita telusuri bersama pada artikel di bawah ini!

Coba Gratis Produk Crystal of the Sea

Apa Itu Stunting?

Stunting terjadi ketika anak mengalami kekurangan gizi kronis. Hal ini menyebabkan pertumbuhan fisik mereka tidak sesuai dengan usia atau tinggi badan yang diharapkan. Sebagai contoh, seorang anak berusia 2 tahun yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang jauh lebih pendek dari anak seusianya yang sehat. Selain itu, stunting juga dapat memengaruhi perkembangan otak anak hingga menyebabkan keterlambatan dalam kemampuan kognitif dan kecerdasan.

Baca juga: Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk yang Perlu Anda Ketahui

Mengapa Stunting Perlu Diatasi?

Stunting menjadi masalah serius yang tidak hanya memengaruhi perkembangan fisik anak, tetapi juga kemampuan mereka untuk belajar dan tumbuh menjadi dewasa. Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan bahkan gangguan kejiwaan pada kemudian hari. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi stunting sejak dini agar anak Anda dapat tumbuh dengan optimal dan mencapai potensi penuhnya.

Cara Mengatasi Stunting

Setelah mengetahui alasan pentingnya stunting untuk diatasi, mari kita melangkah ke cara untuk mengatasinya. Simak dengan saksama!

1. Penuhi Gizi Sejak Masa Kehamilan

Kesehatan dan gizi ibu hamil sangat penting dalam membentuk dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan protein, zat besi, vitamin, dan mineral menjadi langkah untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang optimal.

2. Berikan ASI Eksklusif selama 6 Bulan

ASI merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi yang menyediakan semua gizi untuk tumbuh kembang yang optimal. ASI juga mengandung antibodi yang dapat membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit. Dalam enam bulan pertama kehidupan bayi, ASI harus diberikan secara eksklusif tanpa susu formula atau makanan lain.Hal ini penting untuk memberikan waktu sistem pencernaan bayi berkembang dengan baik dan mencegah risiko infeksi.

3. Dampingi ASI Eksklusif dengan MPASI Sehat

Setelah bayi mencapai usia 6 bulan, dampingi dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan gizi yang makin meningkat. MPASI harus diperkaya dengan protein, zat besi, vitamin, dan mineral.

Baca juga: Penyebab Stunting Menurut WHO dan Kemenkes

4. Pantau Tumbuh Kembang Anak secara Rutin

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan atau pertumbuhan yang tidak normal. Dengan mengukur berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak secara teratur, dokter dan petugas kesehatan dapat mengidentifikasi tanda-tanda stunting atau masalah kesehatan lainnya

5. Berikan Imunisasi Lengkap pada Anak

Imunisasi adalah langkah penting dalam mencegah anak dari berbagai penyakit menular yang dapat mengganggu pertumbuhan mereka. Melalui imunisasi, anak-anak memperoleh perlindungan dari penyakit-penyakit seperti campak, rubella, polio, dan hepatitis.

6. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Praktik kebersihan yang baik, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi kunci untuk mencegah infeksi dan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak. Anda harus mengajarkan anak-anak kebersihan diri sejak dini membantu mereka membangun kebiasaan hidup sehat yang akan berlangsung seumur hidup. Pastikan juga lingkungan tempat tinggal anak bersih dan bebas dari kuman yang berpotensi menyebabkan penyakit.

7. Berikan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak

Lingkungan yang kaya akan stimulasi dan interaksi membantu perkembangan otak anak. Bermain, bernyanyi, membaca buku, dan berbicara dengan anak akan membantu merangsang koneksi saraf dan perkembangan kognitif mereka. Untuk itu, sediakanlah mainan yang aman dan dapat mendukung perkembangan mereka.

8. Cegah Infeksi pada Anak

Infeksi seperti diare, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan atas dapat menyebabkan penurunan berat badan dan gangguan pertumbuhan pada anak. Mencegah infeksi dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap, menjaga kebersihan diri, dan menghindari paparan terhadap orang yang sakit adalah langkah-langkah penting untuk menjaga kesehatan anak.

9. Konsultasikan dengan Dokter jika Anak Sakit

Segera konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami gejala sakit seperti demam, diare, muntah, atau batuk yang berkepanjangan. Penanganan dini penyakit dapat mencegah komplikasi yang lebih serius dan membantu anak pulih dengan cepat.

10. Berikan Makanan Sehat dan Bergizi kepada Anak

Gizi yang cukup dan seimbang merupakan dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Pastikan anak mendapatkan makanan yang kaya protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Baca juga: Dampak Stunting Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang Wajib Ibu Ketahui

11. Ciptakan Suasana Makan yang Nyaman dan Menyenangkan

Selain memberikan makanan sehat dan bergizi, suasana makan juga dapat membantu dalam mengatasi stunting. Mengapa? Karena suasana makan yang menyenangkan dan santai akan membantu anak menikmati makanan mereka. Selain itu. hindari distraksi seperti televisi atau gadget yang dapat mengganggu perhatian anak terhadap makanan.

12. Berikan Contoh yang Baik kepada Anak

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitar mereka. Oleh karena itu, berikan contoh yang baik dalam hal pola makan sehat, kebiasaan hidup aktif, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk melakukan itu, Anda dapat mengajak anak untuk berolahraga bersama atau memasak makanan sehat bersama.

13. Libatkan Keluarga dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting

Penanganan stunting bukanlah tanggung jawab individu atau keluarga saja, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Dengan berbagi informasi tentang pentingnya gizi dan kesehatan anak, mengajak keluarga dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program pencegahan stunting, dan bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi terkait, kita dapat memperkuat upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.

Itulah 13 cara mengatasi stunting pada anak. Secara garis besar, langkah-langkah ini merupakan strategi dalam kesehatan dan masa depan anak-anak. Dengan memberikan perhatian dan tindakan yang tepat, Anda dapat membantu anak-anak tumbuh dengan sehat dan mencapai potensi penuh mereka.

Bubuk Ikan Gabus 20g

Sebagai pelengkap dalam membantu Anda memberi makanan sehat yang dapat mengatasi stunting pada Anak, gunakanlah Bone Broth dari Crystal of the Sea. Bubuk dari olahan Ikan Gabus ini terbuat dari 100% ikan gabus tanpa adanya tambahan gula, garam, campuran pengawet dan MSG.

Bubuk ini cocok untuk dijadikan sebagai sup kaldu tulang yang lezat dan kaya akan gizi, karena dengan mengonsumsi ikan gabus akan memberikan sejumlah manfaat yang luar biasa untuk anak. Protein dari ikan gabus dapat menyaingi sumber protein hewani yang umumnya dikonsumsi dari hewan-hewan seperti daging sapi, ayam, atau telur.

Jadi, jangan ragu untuk membeli Bone Broth dan makanan sehat lainnya dari Crystal of the Sea untuk menjadi bagian dari upaya dalam mengatasi stunting pada anak-anak. Pesan di sini!

Coba Produk Crystal of the Sea Sekarang Juga

Sumber Referensi:

  • https://bkim.jatengprov.go.id/10-cara-mengatasi-stunting-pada-anak
  • https://www.halodoc.com/artikel/ibu-ini-5-cara-ampuh-mencegah-stunting-pada-anak
  • https://rsudblora.blorakab.go.id/2022/12/15/mengenal-stunting-penyebab-hingga-cara-pencegahannya
crystal sea indonesia

crystal sea indonesia

Crystal of the Sea hadir mempersembahkan yang terbaik dari alam untuk Anda, kami berkomitmen sepenuh hati untuk terus menghasilkan produk berkualitas yang sehat dan lezat.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

FOLLOW US

Ibu menyusui selalu ingin memberikan yang terbaik untuk bayinya, termasuk dalam pemilihan makanan yang …

Bayi berusia 6 bulan sudah harus mulai diberikan MPASI atau makanan pendamping ASI. Oleh …

Kesehatan tulang merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Tulang yang kuat tidak …