Panduan Gizi MPASI: Manfaat Double Protein Hewani untuk Pertumbuhan Bayi

Double Protein Hewani untuk MPASI

Seiring dengan perkembangan anak, memberikan asupan gizi yang optimal, terutama pada masa pendahuluan MPASI (Makanan Pendamping ASI), merupakan langkah krusial dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan protein, dan dalam hal ini, double protein hewani menjadi sorotan utama.

Coba Gratis Produk Crystal of the Sea

Apa itu Double Protein Hewani?

Double protein hewani merujuk pada konsumsi protein dari dua sumber hewani sekaligus, memberikan keuntungan ganda dalam hal gizi bagi pertumbuhan bayi. Sumber-sumber ini dapat berasal dari daging, ikan, telur, dan produk-produk susu.

Protein merupakan blok bangunan penting dalam pembentukan jaringan tubuh, dan untuk pertumbuhan bayi yang optimal, keberadaan double protein hewani dapat memberikan keuntungan tambahan. Dua sumber protein hewani yang berbeda memberikan variasi asam amino yang diperlukan untuk proses pertumbuhan yang sehat.

Baca juga: Banyak Manfaatnya, Ini 11 Manfaat Ikan Salmon untuk Ibu Menyusui

Manfaat Double Protein Hewani untuk Pertumbuhan Bayi

Protein memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Double protein hewani, yang berasal dari dua sumber protein hewani sekaligus, memberikan manfaat khusus yang sangat berharga untuk perkembangan optimal. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai manfaat double protein hewani untuk pertumbuhan bayi:

1. Meningkatkan Pertumbuhan Otot dan Tulang

Protein adalah elemen kunci dalam pembentukan otot dan tulang. Dengan konsumsi double protein hewani, bayi mendapatkan asupan protein yang optimal untuk mendukung pertumbuhan struktur tubuh ini. Otot dan tulang yang kuat menjadi dasar yang penting untuk mobilitas dan kekuatan fisik bayi.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Protein juga memainkan peran krusial dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsi double protein hewani, bayi dapat mengoptimalkan produksi antibodi dan enzim kekebalan tubuh. Ini membantu melindungi bayi dari berbagai infeksi dan penyakit, memastikan bahwa mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Sejumlah gizi dalam double protein hewani, seperti triptofan yang ditemukan dalam daging, dapat memiliki efek positif pada tidur bayi. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Dengan meningkatkan kualitas tidur, bayi memiliki kesempatan untuk memulihkan energi dan mengoptimalkan proses pertumbuhan mereka.

4. Meningkatkan Kognitif dan Perkembangan Otak

Asam amino dan gizi khusus dalam double protein hewani berkontribusi pada perkembangan otak bayi. Ini dapat meningkatkan fungsi kognitif, membantu bayi dalam belajar, memahami lingkungan sekitar, dan merespons stimulus dengan lebih baik. Kontribusi ini penting untuk memastikan perkembangan otak yang optimal selama masa pertumbuhan.

Baca juga: 11 Resep Makanan Bayi 6 Bulan untuk Kecerdasan Otak

Kapan dan Bagaimana Mengintegrasikan Double Protein Hewani dalam MPASI?

Pada usia enam bulan, bayi memasuki fase di mana ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan gizi mereka. Oleh karena itu, inilah waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan makanan pendamping ASI, termasuk double protein hewani. Sebelum memulai, pastikan bayi sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan seperti kemampuan duduk dengan bantuan dan menunjukkan minat pada makanan.

Integrasi double protein hewani dalam MPASI dapat dilakukan secara bertahap. Pilih sumber protein yang mudah dicerna oleh bayi dan perkenalkan satu jenis makanan baru setiap beberapa hari untuk memantau respons tubuh bayi. Perlahan-lahan, tingkatkan jumlah dan variasi makanan dengan double protein hewani untuk memberikan gizi yang seimbang.

Baca juga: Panduan Ibu: 7 Sumber Protein Hewani untuk MPASI Bayi dalam Setahun Pertama

Resep MPASI dengan Double Protein Hewani

Ada beberapa resep MPASI dengan kandungan double protein hewani yang bisa Anda tiru, antara lain:

1. Resep Daging Sapi dan Kacang Hijau Tumbuk

Bahan:

  • Daging sapi tanpa lemak
  • Kacang hijau
  • Air matang

Cara membuat:

  • Rebus daging sapi hingga empuk.
  • Rebus kacang hijau hingga lunak.
  • Haluskan daging sapi dan kacang hijau menggunakan blender.
  • Tambahkan air matang hingga mencapai konsistensi yang sesuai.

2. Resep Bubur Ayam dan Telur

Bahan:

  • Daging ayam tanpa kulit
  • Telur
  • Beras bubur
  • Air matang

Cara membuat:

  • Rebus daging ayam hingga matang.
  • Rebus telur hingga matang dan haluskan.
  • Masak beras bubur hingga lunak.
  • Campurkan daging ayam, telur, dan beras bubur. Tambahkan air matang jika diperlukan.

3. Resep Sop Ikan dan Sayuran

Bahan:

  • Ikan filet
  • Sayuran (wortel, brokoli, bayam)
  • Kaldu sayuran
  • Air matang

Cara membuat:

  • Rebus ikan filet hingga matang.
  • Rebus sayuran hingga lunak.
  • Campurkan ikan, sayuran, kaldu sayuran, dan air matang.

Dengan mengikuti resep-resep ini, orang tua dapat memastikan bahwa bayi mendapatkan manfaat ganda dari protein hewani, yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Baca juga: Panduan Ibu: 7 Sumber Protein Hewani untuk MPASI Bayi dalam Setahun Pertama

Tips untuk Memastikan Bayi Mendapatkan Gizi yang Cukup

Untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang cukup, perhatikan dengan saksama aspek-aspek berikut:

1. Memperhatikan Porsi Makanan

Sesuaikan porsi makan dengan kebutuhan bayi berdasarkan usianya. Hindari memberikan porsi yang terlalu besar atau terlalu kecil. Pemahaman akan porsi makan yang tepat membantu memenuhi kebutuhan gizi tanpa memberikan beban berlebih pada sistem pencernaan bayi.

Baca juga: Apa Penyebab Bayi Mencret Setelah MPASI? Ini Penjelasannya!

2. Memperhatikan Variasi Makanan

Berikan beragam jenis makanan untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang lengkap. Setiap jenis makanan memiliki komposisi gizi yang berbeda, dan variasi makanan membantu memenuhi kebutuhan gizi yang beragam untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Baca juga: Inilah 8 Menu MPASI Menurut Ahli Gizi

3. Memperhatikan Kualitas Makanan

Pilih bahan makanan yang segar dan berkualitas tinggi. Pastikan makanan yang diberikan tidak hanya memberikan kuantitas gizi yang cukup tetapi juga kualitas yang baik. Makanan segar mengandung lebih banyak gizi dan membantu membangun fondasi gizi yang sehat.

4. Memperhatikan Kebersihan dan Keamanan Makanan

Pastikan semua peralatan makanan dan bahan makanan dalam keadaan bersih dan aman untuk dikonsumsi. Kebersihan makanan dan lingkungan tempat makan bayi sangat penting untuk mencegah risiko infeksi atau penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan bayi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Food Hygiene dan Food Sanitation dalam Industri Makanan

Tanda-Tanda Bayi Mendapatkan Gizi yang Cukup

Untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang cukup, perhatikan tanda-tanda berikut:

1. Pertumbuhan yang Sehat

Pertumbuhan fisik bayi yang sesuai dengan kurva pertumbuhan normal menunjukkan bahwa bayi mendapatkan gizi yang cukup. Perhatikan penambahan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala yang sesuai dengan perkembangan usianya.

2. Aktif dan Energetik

Bayi yang mendapatkan cukup gizi cenderung lebih aktif dan energik. Mereka akan menunjukkan minat dalam berbagai aktivitas, menggambarkan tingkat energi yang cukup untuk menjalani hari-hari mereka dengan baik.

3. Tidur yang Nyenyak

Asupan gizi yang mencukupi dapat berkontribusi pada tidur yang nyenyak dan berkualitas. Bayi yang mendapatkan gizi yang cukup akan memiliki pola tidur yang teratur dan durasi tidur yang memadai.

4. Mempunyai Nafsu Makan yang Baik

Nafsu makan yang baik adalah indikasi bahwa bayi mendapatkan gizi yang cukup untuk kebutuhan pertumbuhannya. Bayi yang memiliki nafsu makan yang baik cenderung mengonsumsi jumlah makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka.

Memberikan gizi yang cukup bagi bayi adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan optimal. Dalam fase MPASI, orang tua memiliki peran besar dalam memastikan bahwa bayi mendapatkan gizi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangannya. 

Dengan memahami manfaat double protein hewani, resep MPASI yang tepat, serta tips untuk memastikan asupan gizi yang cukup, orang tua dapat memberikan dasar yang kuat bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi mereka.

Bubuk Ikan Salmon

Namun, jika Anda masih bingung dalam memilih produk sehat yang tepat untuk memberikan menu pelengkap protein hewani, seperti ikan, untuk kebutuhan double protein MPASI bayi Anda, kami merekomendasikan Kaldu Bubuk Ikan Salmon dari Crystal of the Sea. Kaldu Bubuk Ikan Salmon dari Crystal of the Sea adalah pilihan yang optimal karena:

  • Sumber protein hewani: Mengandung protein hewani dari ikan salmon, memberikan gizi berkualitas tinggi untuk pertumbuhan bayi.
  • Kaya asam lemak omega-3: Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3, yang sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi.
  • Tanpa tambahan zat pewarna dan pengawet: Crystal of the Sea berkomitmen untuk menyediakan produk alami dan sehat tanpa tambahan zat berbahaya.
  • Diproduksi dengan standar kebersihan tinggi: Proses produksi Kaldu Bubuk Ikan Salmon dilakukan dengan menjaga kebersihan dan keamanan makanan, sehingga Anda dapat memberikan makanan yang aman untuk bayi.
Udang Rebon Dijadikan Bumbu Penyedap atau Kaldu

Kaldu Bubuk Ikan Salmon ini juga bisa Anda kombinasikan dengan Kaldu Bubuk Udang Tanpa Garam dari Crystal of the Sea, untuk disajikan ke dalam menu andalan yang sehat untuk bayi. Selain mengandung mineral dan asam lemak untuk pertumbuhan, Kaldu Bubuk Udang Tanpa Garam ini juga mengandung tinggi protein yang dapat membantu melengkapi kebutuhan double protein bayi Anda.

Tunggu apa lagi? Silakan kunjungi Tokopedia atau Shopee dan temukan produk Crystal of the Sea yang Anda butuhkan!

Produk Crystal of the Sea

Sumber rujukan:

  • https://kumparan.com/beritaanaksurabaya/amankah-double-protein-hewani-pada-menu-mpasi-bayi-20EsRyQe3Yg
  • https://www.generasimaju.co.id/artikel/4-6-bulan/gizi-makanan/protein-hewani-mpasi
  • https://tentanganak.com/artikel/arti-dan-manfaat-double-prohe/
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

FOLLOW US

Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab bayi sembelit saat MPASI. Sembelit atau susah …

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang kita anggap canggih tentu tidak lepas dari …

Salah satu hal yang menjadi perhatian para Bunda ketika hendak membeli produk makanan untuk …