{"id":856,"date":"2023-01-21T16:03:30","date_gmt":"2023-01-21T09:03:30","guid":{"rendered":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?p=856"},"modified":"2024-09-22T21:42:36","modified_gmt":"2024-09-22T14:42:36","slug":"ciri-ciri-anak-stunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/","title":{"rendered":"10 Ciri-Ciri Stunting pada Anak: Orang Tua Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap orang tua harus mengetahui dan memahami ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> agar dapat mencegah atau mengatasinya. <em>Stunting<\/em> memang merupakan salah satu masalah kesehatan yang marak terjadi di antara anak-anak di Indonesia. Bahkan, angka <em>stunting<\/em> yang ada di Indonesia masih lebih tinggi dari rata-rata angka minimal yang telah ditetapkan oleh WHO.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari mengenai apa saja ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> agar dapat mengatasinya. Namun sebelum itu, Anda harus mengetahui secara mendalam mengenai apa itu <em>stunting<\/em>. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"toc_container\" class=\"toc_light_blue no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Contents<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#Memahami_Stunting_pada_Anak\">Memahami Stunting pada Anak<\/a><\/li><li><a href=\"#Stunting_di_Indonesia\">Stunting di Indonesia<\/a><\/li><li><a href=\"#10_Ciri-Ciri_Stunting_pada_Anak\">10 Ciri-Ciri Stunting pada Anak<\/a><ul><li><a href=\"#1_Tinggi_Badan_Lebih_Pendek_dari_Anak_Seusianya\">1. Tinggi Badan Lebih Pendek dari Anak Seusianya<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Berat_Badan_Lebih_Rendah_dari_Anak_Seusianya\">2. Berat Badan Lebih Rendah dari Anak Seusianya<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Proporsi_Tubuh_Normal_Tetapi_Terlihat_Lebih_Kecil_dari_Usianya\">3. Proporsi Tubuh Normal, Tetapi Terlihat Lebih Kecil dari Usianya<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Rentan_Mengalami_Gangguan_Kesehatan\">4. Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Kurang_Aktif\">5. Kurang Aktif<\/a><\/li><li><a href=\"#6_Gangguan_Endokrin_dan_Berat_Badan_Cenderung_Berkurang\">6. Gangguan Endokrin dan Berat Badan Cenderung Berkurang<\/a><\/li><li><a href=\"#7_Terlambat_Menstruasi\">7. Terlambat Menstruasi<\/a><\/li><li><a href=\"#8_Pertumbuhan_Gigi_Terlambat\">8. Pertumbuhan Gigi Terlambat<\/a><\/li><li><a href=\"#9_Wajah_Lebih_Muda\">9. Wajah Lebih Muda<\/a><\/li><li><a href=\"#10_Lebih_Pendiam\">10. Lebih Pendiam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Saat_Kapan_Anak_Dikatakan_Stunting\">Saat Kapan Anak Dikatakan Stunting?<\/a><\/li><li><a href=\"#Tips_Mencegah_Anak_Stunting\">Tips Mencegah Anak Stunting<\/a><ul><li><a href=\"#1_Penuhi_Kebutuhan_Gizinya\">1. Penuhi Kebutuhan Gizinya<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Menjaga_Kebersihan_Lingkungan\">2. Menjaga Kebersihan Lingkungan<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Kontrol_Ke_Dokter_Secara_Rutin\">3. Kontrol Ke Dokter Secara Rutin<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Memahami_Stunting_pada_Anak\"><strong>Memahami Stunting pada Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/apa-itu-stunting-dan-penyebabnya\/\">Stunting<\/a> adalah kondisi di mana tinggi badan atau berat badan seorang anak lebih rendah dari anak lain seusianya. Biasanya, stunting diukur dengan membandingkan tinggi atau berat badan anak berdasarkan standar pertumbuhan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menggunakan <em>z-score<\/em> untuk menentukan apakah anak berada dalam rentang normal atau di bawah standar pertumbuhan yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Indeks <em>z-score<\/em> digunakan untuk menentukan apakah tinggi badan anak berada dalam rentang normal atau tidak. <em>Z-score<\/em> ini membandingkan tinggi badan anak dengan anak-anak lain seusia dan sejenis kelamin yang memiliki pertumbuhan normal. Jika <em>z-score<\/em> tinggi badan anak berada di bawah -2, maka anak tersebut dikategorikan mengalami <em>stunting.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tinggi badan adalah indikator utama<em> stunting,<\/em> namun berat badan juga dapat digunakan sebagai indikator tambahan. Berat badan yang tidak sesuai dengan tinggi badan juga dapat menjadi tanda adanya masalah gizi pada anak.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Stunting<\/em> jelas dapat mengganggu tumbuh kembang anak, membuatnya tidak optimal. Bahkan, <em>stunting<\/em> yang dialami oleh seorang anak bisa berlanjut sampai usianya sudah dewasa, dan dapat mengganggu kualitas hidupnya pada masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi terjadinya <em>stunting<\/em> pada anak, mulai dari kurangnya asupan gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang hingga masalah kebersihan lingkungan dan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibat kekurangan gizi, anak-anak dapat mengalami kesulitan dalam penambahan berat badan, perkembangan tinggi badan, dan tantangan kognitif yang memengaruhi prestasi akademis mereka. Selain terjadi pada masa tumbuh kembangnya, <em>stunting<\/em> juga terkadang sudah mulai terjadi ketika masa kehamilan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-mencegah-stunting\/\"><strong>3 Cara Mencegah Stunting Sejak Masa Kehamilan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Stunting_di_Indonesia\"><strong>Stunting di Indonesia<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, kondisi <em>stunting<\/em>, atau anak yang memiliki tinggi tubuh dan berat badan yang rendah, biasanya sering dikaitkan dengan faktor genetik atau keturunan dari orang tuanya. Padahal, faktor genetik hanya merupakan penentu kesehatan anak paling kecil yang dapat memengaruhi tumbuh kembangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesadaran akan gizi seimbang yang rendah dari orang Indonesia merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya <em>stunting<\/em> pada anak. Orang-orang di Indonesia memang selalu mengonsumsi kalori yang berlebih, terutama dari nasi, tanpa adanya protein yang cukup dari lauk pauk seperti daging, ayam, ikan, serta buah-buahan dan sayur-sayuran.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/free-trial\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal of the Sea\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal of the Sea\"\/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain itu, banyak juga orang tua yang tidak memahami betapa pentingnya memberikan bayi ASI eksklusif dan <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/tag\/mpasi\/\" target=\"_blank\"><strong>MPASI<\/strong><\/a> yang dapat memenuhi kebutuhan gizinya. Banyak orang tua di Indonesia yang malah lebih sering memberikan susu formula yang tidak begitu bergizi untuk bayi. Setidaknya, ASI eksklusif harus diberikan kepada bayi hingga minimal usia enam bulan, dan idealnya hingga dua tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Di beberapa daerah, kurangnya akses ke air bersih untuk sanitasi dan kebersihan pribadi serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan juga dapat memperburuk masalah <em>stunting<\/em> yang terjadi di Indonesia. Bahkan, <em>stunting<\/em> sering mulai terjadi di dalam kandungan karena sanitasi dan pola makan dari ibu hamil yang buruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memang sudah mulai gencar melakukan program pencegahan <em>stunting<\/em>. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, angka <em>stunting<\/em> di Indonesia terus menurun mendekati dengan angka rata-rata minimal yang ditargetkan oleh WHO. Jadi, mari kita bantu pemerintah menurunkan angka <em>stunting<\/em> dengan setidaknya memahami ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> agar bisa membantu mencegahnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/penyebab-stunting\/\" target=\"_blank\"><strong>Inilah Penyebab Stunting Menurut WHO dan Kemenkes<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"10_Ciri-Ciri_Stunting_pada_Anak\"><strong>10 Ciri-Ciri Stunting pada Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting-Adalah-1024x682.webp\" alt=\"Ciri Ciri Anak Stunting Adalah\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/682;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting-Adalah-1024x682.webp\" alt=\"Ciri Ciri Anak Stunting Adalah\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> biasanya akan mulai terlihat ketika sudah menginjak usia dua tahun, di mana tumbuh kembang anak sudah dapat dibandingkan dengan anak lain seusianya. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> yang perlu Anda ketahui.<\/p>\n\n\n\n<p>Gejala stunting akan dijelaskan lebih lanjut pada subseksi berikutnya, termasuk tanda-tanda seperti menstruasi yang tertunda dan kenaikan berat badan yang tidak mencukupi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Tinggi_Badan_Lebih_Pendek_dari_Anak_Seusianya\"><strong>1. Tinggi Badan Lebih Pendek dari Anak Seusianya<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri-ciri anak <em>stunting<\/em> yang paling terlihat adalah tinggi badan dari anak tersebut akan lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Biasanya, kekurangan gizi yang dibutuhkan untuk membantu tumbuh kembang anak akan menjadi penyebab utama tinggi badan anak tersebut lebih pendek dari anak lain seusianya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, masih banyak orang tua di Indonesia yang belum sadar akan pentingnya menyeimbangkan gizi dalam makanan anak. Pastikan Anda tidak hanya memberikan nasi yang banyak, tetapi seimbangkan dengan lauk pauknya seperti daging, ayam, ikan, dan sayur-sayuran serta buah-buahan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/manfaat-ikan-teri\/\"><strong>Mengenal 10 Manfaat Ikan Teri Sebagai Lauk<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Berat_Badan_Lebih_Rendah_dari_Anak_Seusianya\"><strong>2. Berat Badan Lebih Rendah dari Anak Seusianya<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain tinggi badan yang lebih pendek, berat badan yang lebih rendah juga merupakan salah satu ciri-ciri <em>stunting<\/em> pada anak yang cukup mudah untuk dikenali. Kurangnya asupan gizi dapat membuat berat badan anak lebih rendah dibandingkan anak lain seusianya. Selain itu, terjadinya infeksi yang berulang karena tinggal di lingkungan yang tidak bersih juga dapat menyebabkan berat badan anak rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai orang tua, Anda harus selalu menjaga pola makan anak dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal anak. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya <em>stunting<\/em> pada anak dapat menurun dan tumbuh kembang anak dapat lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Proporsi_Tubuh_Normal_Tetapi_Terlihat_Lebih_Kecil_dari_Usianya\"><strong>3. Proporsi Tubuh Normal, Tetapi Terlihat Lebih Kecil dari Usianya<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak sekali kasus <em>stunting<\/em> yang menunjukkan bahwa seorang anak mengalami proporsi tubuh yang normal, tetapi mereka terlihat lebih kecil dan lebih muda dari anak lain seusianya, baik dari segi tinggi badan maupun berat badan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal seperti ini sebenarnya dapat membahayakan anak, bahkan sampai mereka dewasa nanti. Anak yang mengalami <em>stunting<\/em> cenderung lebih mudah sakit, perkembangan otaknya terhambat, dan masih banyak dampak negatif lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa resep makanan yang sangat baik diberikan kepada anak untuk perkembangan otak-nya, beberapa diantaranya dapat Anda baca melalui artikel berikut ini \u201c<a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/resep-makanan-bayi-6-bulan-untuk-kecerdasan-otak\/\">11 Resep Makanan Bayi 6 Bulan untuk Kecerdasan Otak<\/a><strong>!\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Rentan_Mengalami_Gangguan_Kesehatan\">4. Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Adapun ciri-ciri stunting pada Anak yang selanjutnya yaitu lebih rentan terhadap berbagai jenis gangguan kesehatan seperti diare, malnutrisi, hingga infeksi saluran pernapasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena anak kekurangan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh anak menjadi lemah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Kurang_Aktif\">5. Kurang Aktif<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri stunting pada anak yang terakhir yaitu keterlambatan dalam perkembangan motorik. Selain itu, Anak yang mengalami stunting mungkin juga mengalami kekurangan energi karena kurangnya asupan gizi. Hal inilah yang menyebabkan anak kurang aktif.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/perbedaan-stunting-dan-gizi-buruk\/\"><strong>3 Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk, Sudah Tahu Belum?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"6_Gangguan_Endokrin_dan_Berat_Badan_Cenderung_Berkurang\">6. Gangguan Endokrin dan Berat Badan Cenderung Berkurang<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anak stunting rentan mengalami gangguan pada sistem endokrin yang memengaruhi metabolisme lemak, membuatnya cenderung sulit menaikkan berat badan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"7_Terlambat_Menstruasi\">7. Terlambat Menstruasi<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Keterlambatan menstruasi pada anak perempuan bisa terjadi karena adanya gangguan pada pertumbuhan fisik dan hormonal. Itulah sebabnya, telat menstruasi merupakan salah satu ciri stunting pada anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"8_Pertumbuhan_Gigi_Terlambat\">8. Pertumbuhan Gigi Terlambat<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain keterlambatan menstruasi, anak yang mengalami stunting juga cenderung mengalami pertumbuhan gigi yang terhambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan gigi secara optimal. Proses pertumbuhan gigi bisa menjadi lebih lambat dan terganggu pada anak stunting, yang dapat menyebabkan gigi tumbuh lebih lambat dari anak sebaya yang mendapatkan asupan gizi yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"9_Wajah_Lebih_Muda\">9. Wajah Lebih Muda<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki pertumbuhan yang terhambat, yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik mereka. Hal ini menyebabkan wajah anak terlihat lebih kecil dan terkesan lebih muda dibandingkan dengan anak sebaya yang tidak mengalami stunting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"10_Lebih_Pendiam\">10. Lebih Pendiam<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri-ciri terkahir anak yang mengalami stunting seringkali menunjukkan sifat lebih pendiam. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perasaan minder akibat perbedaan tumbuh kembangnya dengan anak sebaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak yang menyadari bahwa mereka berbeda dari teman-temannya secara fisik atau perkembangan mungkin merasa kurang percaya diri, sehingga cenderung menjadi lebih pendiam. Selain itu, dampak dari keterbatasan pertumbuhan fisik dan kognitif juga dapat mempengaruhi interaksi sosial anak, membuatnya lebih cenderung untuk menjadi pendiam.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/slogan-stunting\/\"><strong>13 Slogan Stunting yang Menarik untuk Hari Gizi Nasional!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Saat_Kapan_Anak_Dikatakan_Stunting\"><strong>Saat Kapan Anak Dikatakan Stunting?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Anak dikatakan mengalami stunting saat tinggi badannya diukur lebih pendek dari ukuran normal anak seumurannya. Ini sering terjadi pada balita, dari usia 1 hingga 5 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahuinya, dokter biasanya menggunakan grafik Z Score dari WHO. Jika hasil pengukuran menunjukkan bahwa tinggi badan anak berada di bawah garis -2 pada grafik tersebut, maka anak dianggap mengalami stunting.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Tips_Mencegah_Anak_Stunting\"><strong>Tips Mencegah Anak Stunting<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kondisi <em>stunting<\/em> bisa dicegah bahkan ketika anak masih berada di dalam kandungan. Berikut ini adalah beberapa tips <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-mencegah-stunting\/\"><strong>mencegah anak <em>stunting<\/em><\/strong><\/a> yang dapat Anda praktikkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Penuhi_Kebutuhan_Gizinya\"><strong>1. Penuhi Kebutuhan Gizinya<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gizi adalah elemen yang sangat penting untuk tumbuh kembang janin, dan tumbuh kembang anak setelah lahir. Oleh karena itu, orang tua harus memastikan untuk memenuhi kebutuhan gizi dari ibu hamil, dan anaknya setelah lahir. Ibu hamil harus selalu memastikan untuk memakan makanan yang seimbang antara kalori dan gizinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, setelah anak lahir, pastikan untuk memberikan ASI eksklusif setidaknya sampai anak berusia enam bulan dan idealnya sampai anak berusia dua tahun. <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mpasi-9-bulan\/\"><strong>Berikan juga MPASI<\/strong><\/a> untuk melengkapi kebutuhan gizi dari anak. Dengan begitu, asupan gizi anak dapat terpenuhi dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>11 Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Menjaga_Kebersihan_Lingkungan\"><strong>2. Menjaga Kebersihan Lingkungan<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tips mencegah stunting berikutnya adalah dengan memperhatikan faktor lingkungan. Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor yang sering dilupakan ketika berbicara mengenai pencegahan <em>stunting<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Lingkungan yang kotor akan memiliki banyak kuman dan bakteri yang dapat menginfeksi ibu hamil dan anak-anak, terutama jika anak tersebut masih bayi. Infeksi yang berulang merupakan salah satu penyebab utama terjadinya <em>stunting<\/em>. Jadi, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Kontrol_Ke_Dokter_Secara_Rutin\"><strong>3. Kontrol Ke Dokter Secara Rutin<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika pada masa kehamilan, ibu harus selalu mengecek kondisi kandungan secara rutin sesuai dengan arahan dokter. Dengan begitu, orang tua dapat mengetahui perkembangan janin dan mendeteksi masalah sedini mungkin. Selain itu, setelah anak lahir, pastikan untuk selalu mengecek kondisi kesehatan anak ke dokter secara rutin, dan berikan seluruh vaksin agar dapat terhindar dari berbagai infeksi atau virus yang dapat menyerang.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/apa-itu-gtm-gerakan-tutup-mulut\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>GTM (Gerakan Tutup Mulut) pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Snack-Ikan-Kering-yang-Lezat.webp\" alt=\"Snack Ikan Kering yang Lezat untuk Mencegah Gangguan Pertumbuhan pada Anak\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 896px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 896\/900;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Snack-Ikan-Kering-yang-Lezat.webp\" alt=\"Snack Ikan Kering yang Lezat untuk Mencegah Gangguan Pertumbuhan pada Anak\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Apabila Anda sedang mencari bahan makanan untuk dijadikan sebagai MPASI, atau sekadar makanan sehat untuk ibu hamil, yuk langsung saja gunakan <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\"><strong>produk Crystal of the Sea<\/strong><\/a> seperti <em>snack<\/em> <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/snacks\/almond-fish\"><em><strong>almond fish<\/strong><\/em><\/a>. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai macam makanan sehat dengan rasa enak lainnya, mulai dari <em>dried seafood <\/em>hingga bubuk ikan teri. Hubungi kami<strong> <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/contact-us\">di sini<\/a><\/strong> untuk informasi lebih lanjut atau jika Anda ingin melakukan pemesanan!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/snacks\/almond-fish\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal Sea\" class=\"wp-image-675 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-2048x343.webp 2048w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal Sea\" class=\"wp-image-675\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-2048x343.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Sumber rujukan:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>https:\/\/www.tanotofoundation.org\/en\/news\/what-is-stunting-and-why-it-matters\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/promkes.kemkes.go.id\/?p=8486<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/promkes.kemkes.go.id\/pencegahan-stunting<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/promkes.kemkes.go.id\/?p=8929<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/4-cara-mengatasi-masalah-stunting-pada-balita<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ibu-harus-tahu-ini-ciri-ciri-stunting-pada-anak<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.idai.or.id\/professional-resources\/kurva-pertumbuhan\/kurva-pertumbuhan-who<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap orang tua harus mengetahui dan memahami ciri-ciri anak stunting agar dapat mencegah atau mengatasinya. Stunting memang merupakan salah satu masalah kesehatan yang marak terjadi di antara anak-anak di Indonesia. Bahkan, angka stunting yang ada di Indonesia masih lebih tinggi dari rata-rata angka minimal yang telah ditetapkan oleh WHO. Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":859,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[125],"tags":[13,17,134],"class_list":["post-856","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nutrisi","tag-food-powder","tag-mpasi","tag-stunting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Wajib Anda Ketahui, Apa Sajakah?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ciri-ciri anak stunting diantaranya tinggi dan berat badan lebih rendah dari seusianya. Pahami ciri-ciri lainnya hanya di Crystal Sea!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Wajib Anda Ketahui, Apa Sajakah?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ciri-ciri anak stunting diantaranya tinggi dan berat badan lebih rendah dari seusianya. Pahami ciri-ciri lainnya hanya di Crystal Sea!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-21T09:03:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-22T14:42:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"CrystalSea\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"CrystalSea\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Wajib Anda Ketahui, Apa Sajakah?","description":"Ciri-ciri anak stunting diantaranya tinggi dan berat badan lebih rendah dari seusianya. Pahami ciri-ciri lainnya hanya di Crystal Sea!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Wajib Anda Ketahui, Apa Sajakah?","og_description":"Ciri-ciri anak stunting diantaranya tinggi dan berat badan lebih rendah dari seusianya. Pahami ciri-ciri lainnya hanya di Crystal Sea!","og_url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/","og_site_name":"Crystal Sea","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","article_published_time":"2023-01-21T09:03:30+00:00","article_modified_time":"2024-09-22T14:42:36+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp","type":"image\/webp"}],"author":"CrystalSea","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@crystalsea_id","twitter_site":"@crystalsea_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"CrystalSea","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/"},"author":{"name":"CrystalSea","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567"},"headline":"10 Ciri-Ciri Stunting pada Anak: Orang Tua Wajib Tahu!","datePublished":"2023-01-21T09:03:30+00:00","dateModified":"2024-09-22T14:42:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/"},"wordCount":1711,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp","keywords":["Food Powder","MPASI","Stunting"],"articleSection":["Nutrisi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/","name":"10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Wajib Anda Ketahui, Apa Sajakah?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp","datePublished":"2023-01-21T09:03:30+00:00","dateModified":"2024-09-22T14:42:36+00:00","description":"Ciri-ciri anak stunting diantaranya tinggi dan berat badan lebih rendah dari seusianya. Pahami ciri-ciri lainnya hanya di Crystal Sea!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#primaryimage","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ciri-Ciri-Anak-Stunting.webp","width":1280,"height":853,"caption":"Ciri Ciri Anak Stunting"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-ciri-anak-stunting\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Ciri-Ciri Stunting pada Anak: Orang Tua Wajib Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","name":"Crystal Sea","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization","name":"Crystal Sea","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","width":512,"height":512,"caption":"Crystal Sea"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","https:\/\/x.com\/crystalsea_id","https:\/\/www.instagram.com\/crystalofthesea","https:\/\/www.tiktok.com\/crystalofthesea.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCroytPott2QP8OyhwmsVC7g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567","name":"CrystalSea","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","caption":"CrystalSea"},"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/author\/crystalsea\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/856","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=856"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2740,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/856\/revisions\/2740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}