{"id":685,"date":"2023-07-27T10:03:45","date_gmt":"2023-07-27T03:03:45","guid":{"rendered":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?p=685"},"modified":"2024-09-22T22:11:52","modified_gmt":"2024-09-22T15:11:52","slug":"makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/","title":{"rendered":"Bergizi! Inilah 11 Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada beberapa jenis makanan untuk mencegah <em>stunting<\/em> pada balita yang dapat orang tua berikan. <em>Stunting<\/em> memang merupakan kondisi yang dapat menyebabkan banyak gangguan pada anak, bahkan sampai ketika mereka telah dewasa. Oleh karena itu, orang tua harus dapat mencegah terjadinya <em>stunting<\/em> pada anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari apa saja makanan untuk mencegah <em>stunting<\/em> pada balita yang dapat diberikan oleh orang tua, termasuk kandungan gizi yang penting. Mari simak rekomendasi lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"toc_container\" class=\"toc_light_blue no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Contents<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#Makanan_untuk_Mencegah_Stunting_pada_Balita\">Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita<\/a><ul><li><a href=\"#1_Telur\">1. Telur<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Kacang-kacangan\">2. Kacang-kacangan<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Buah_Beri\">3. Buah Beri<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Alpukat\">4. Alpukat<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Ikan\">5. Ikan<\/a><\/li><li><a href=\"#6_Yogurt\">6. Yogurt<\/a><\/li><li><a href=\"#7_Oatmeal\">7. Oatmeal<\/a><\/li><li><a href=\"#8_Daging_Ayam\">8. Daging Ayam<\/a><\/li><li><a href=\"#9_Tempe_dan_Tahu\">9. Tempe dan Tahu<\/a><\/li><li><a href=\"#10_Daging_Merah\">10. Daging Merah<\/a><\/li><li><a href=\"#11_Hati_Ayam\">11. Hati Ayam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Apakah_Anak_yang_Terkena_Stunting_Bisa_Kembali_Normal\">Apakah Anak yang Terkena Stunting Bisa Kembali Normal?<\/a><\/li><li><a href=\"#Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Makanan_untuk_Mencegah_Stunting_pada_Balita\"><strong>Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Apa-Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita-1024x682.webp\" alt=\"Apa Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/682;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Apa-Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita-1024x682.webp\" alt=\"Apa Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Stunting<\/em> adalah kondisi di mana seorang anak memiliki tinggi badan di bawah rata-rata anak lain di usianya. Selain itu, <em>stunting<\/em> juga dapat menyebabkan beberapa dampak lainnya, seperti mudah sakit, IQ rendah, hingga gangguan belajar, yang semuanya terkait dengan kekurangan gizi dan kurangnya kandungan gizi yang memadai. Oleh karena itu, Anda harus mencegah <em>stunting<\/em> pada anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa makanan bergizi untuk mencegah <em>stunting<\/em> pada balita yang dapat diberikan oleh orang tua.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Telur\"><strong>1. Telur<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Telur-sebagai-Makanan-Bergizi-untuk-Mencegah-Stunting-pada-Anak-1024x682.webp\" alt=\"Telur sebagai Makanan Bergizi untuk Mencegah Stunting pada Anak\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/682;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Telur-sebagai-Makanan-Bergizi-untuk-Mencegah-Stunting-pada-Anak-1024x682.webp\" alt=\"Telur sebagai Makanan Bergizi untuk Mencegah Stunting pada Anak\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Telur adalah makanan yang mengandung sumber protein hewani dan memiliki kandungan vitamin yang tinggi, serta salah satu sumber kolin paling kaya, yang merupakan nutrisi penting untuk perkembangan otak anak. Selain itu, telur juga merupakan makanan bergizi yang mudah ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat menyajikan setidaknya satu butir telur kepada balita untuk mencegah terjadinya <em>stunting<\/em>. Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan dr. Lora Iannotti, PhD. dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat. Iannotti melakukan penelitian pada 160 bayi berusia 6 sampai 9 bulan di area rural pegunungan Ekuador.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil penelitiannya, bayi yang mengonsumsi telur setiap harinya memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengalami <em>stunting<\/em> daripada yang tidak mengonsumsi telur. Oleh karena itu, telur merupakan makanan untuk mencegah <em>stunting<\/em> pada balita yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/apa-itu-gtm-gerakan-tutup-mulut\/\"><strong>GTM (Gerakan Tutup Mulut) pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Kacang-kacangan\"><strong>2. Kacang-kacangan<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/edbb8f95-3fb8-47e8-a17b-8d96dd7e57b9.jpeg\" alt=\"kacang-kacangan (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/top-view-fresh-raw-hazelnuts-with-peanuts-white-table_17000282.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=9&amp;uuid=6512c34c-a954-4ea4-9c40-5f7601617a6e)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/edbb8f95-3fb8-47e8-a17b-8d96dd7e57b9.jpeg\" alt=\"kacang-kacangan (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/top-view-fresh-raw-hazelnuts-with-peanuts-white-table_17000282.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=9&amp;uuid=6512c34c-a954-4ea4-9c40-5f7601617a6e)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan kandungan serat dan mengandung banyak protein nabati. Selain itu, kacang-kacangan juga memiliki harga yang relatif murah serta mudah ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak jenis kacang yang dapat Anda berikan pada balita, mulai dari kacang kedelai, kacang hijau, kacang merah, dan masih banyak lagi. Anda dapat memasukkan kacang hijau atau lainnya yang sudah digiling, atau selai kacang, ke berbagai jenis makanan balita atau MPASI.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Buah_Beri\"><strong>3. Buah Beri<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/6aa3b64d-5cbf-49eb-8f31-b860f88cf594.jpeg\" alt=\"Buah beri (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/frozen-mixed-berry_1274453.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=2&amp;uuid=b43a1175-e5fd-4246-a75a-1faefd6b0b0f)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/6aa3b64d-5cbf-49eb-8f31-b860f88cf594.jpeg\" alt=\"Buah beri (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/frozen-mixed-berry_1274453.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=2&amp;uuid=b43a1175-e5fd-4246-a75a-1faefd6b0b0f)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Buah beri yang segar sangat kaya akan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tumbuh kembang balita. Anda dapat memberikan setidaknya 2 sampai 3 buah beri setiap harinya kepada balita. Selain itu, Anda juga dapat menjadikan buah beri sebagai <em>puree<\/em> untuk MPASI bayi. Jadi, ada banyak pilihan menu yang dapat Anda lakukan dengan buah beri ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Alpukat\"><strong>4. Alpukat<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/8abec3e5-4e06-47ec-8e73-b69af4a3f527.jpeg\" alt=\"Alpukat (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/wooden-board-with-sliced-fresh-raw-avocado_13342276.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=2&amp;uuid=aed5fed7-cfd3-48d6-bf76-2f9130588d56)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/8abec3e5-4e06-47ec-8e73-b69af4a3f527.jpeg\" alt=\"Alpukat (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/wooden-board-with-sliced-fresh-raw-avocado_13342276.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=2&amp;uuid=aed5fed7-cfd3-48d6-bf76-2f9130588d56)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Alpukat merupakan salah satu sumber vitamin E terbaik yang bisa Anda dapatkan. Vitamin E sendiri memiliki peran yang penting untuk tumbuh kembang balita, mulai dari sebagai antioksidan hingga melindungi kulit dari sel radikal bebas. Selain itu, alpukat juga kaya akan kandungan lemak sehat, serat, folat, dan potasium.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat mengolah alpukat menjadi berbagai jenis makanan yang sangat nikmat, bahkan balita juga akan sangat menikmatinya. Salah satunya, Anda dapat membuat <em>puree<\/em> alpukat dan menyajikannya sebagai MPASI, atau membuat <em>guacamole<\/em> sebagai cocolan atau <em>topping<\/em> untuk berbagai makanan yang akan dihidangkan pada balita.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/perbedaan-stunting-dan-gizi-buruk\/\"><strong>Inilah Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk yang Perlu Anda Ketahui<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Ikan\"><strong>5. Ikan<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ikan-sebagai-Sumber-Protein-yang-Baik-untuk-Asupan-Gizi-Anak-1024x682.webp\" alt=\"Ikan sebagai Sumber Protein yang Baik untuk Asupan Gizi Anak\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/682;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ikan-sebagai-Sumber-Protein-yang-Baik-untuk-Asupan-Gizi-Anak-1024x682.webp\" alt=\"Ikan sebagai Sumber Protein yang Baik untuk Asupan Gizi Anak\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Sumber gambar:<\/em> <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjahdnWPfRM\/?igshid=YmMyMTA2M2Y=\" target=\"_blank\">nabilarahman08<\/a> <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjahdnWPfRM\/?igshid=YmMyMTA2M2Y=\" target=\"_blank\">@instagram<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Ikan memiliki banyak sekali kandungan protein yang baik untuk tumbuh kembang tubuh anak serta kandungan omega-3 yang baik untuk perkembangan mata, otak, dan saraf anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ikan juga merupakan salah satu makanan yang sangat mudah ditemui di negara maritim seperti Indonesia. Tekstur dari daging ikan yang lembut serta rasanya yang umami juga relatif disukai oleh anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"6_Yogurt\"><strong>6. Yogurt<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/e9445be6-27dd-4f19-aa15-2d9151ac3ac6.jpeg\" alt=\"Yogurt (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/yogurt-with-raspberries-high-angle_16695433.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=8&amp;uuid=872dba66-523d-4756-8468-65358b680df7)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/e9445be6-27dd-4f19-aa15-2d9151ac3ac6.jpeg\" alt=\"Yogurt (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/yogurt-with-raspberries-high-angle_16695433.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=8&amp;uuid=872dba66-523d-4756-8468-65358b680df7)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Yogurt merupakan salah satu jenis makanan dengan kandungan kalsium dan protein yang sangat tinggi. Kalsium sendiri merupakan zat yang sangat berguna untuk membantu tumbuh kembang tulang anak. Anda dapat memberikan yogurt sebagai MPASI pada balita jika masih diberikan ASI eksklusif untuk melengkapi gizi yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal Sea untuk Cegah Kekurangan Gizi pada Anak\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal Sea untuk Cegah Kekurangan Gizi pada Anak\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"7_Oatmeal\"><strong>7. Oatmeal<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/2db128b1-7e4b-42b0-bb8f-c12592f8cc4c.jpeg\" alt=\"Oatmeal (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/top-view-delicious-porridge-with-raspberries-light-background_16938199.htm#fromView=search&amp;page=2&amp;position=4&amp;uuid=3fd0828f-3dab-49ce-b683-a2f0cef50e82)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/2db128b1-7e4b-42b0-bb8f-c12592f8cc4c.jpeg\" alt=\"Oatmeal (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/top-view-delicious-porridge-with-raspberries-light-background_16938199.htm#fromView=search&amp;page=2&amp;position=4&amp;uuid=3fd0828f-3dab-49ce-b683-a2f0cef50e82)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Oatmeal merupakan makanan dengan banyak sekali mengandung zat gizi yang berguna untuk cegah <em>stunting<\/em>. Jika mengonsumsi oatmeal, balita bisa mendapatkan kandungan protein, karbohidrat kompleks, serat, mineral, serta lemak sehat yang dapat membantu tumbuh kembangnya agar lebih optimal. Kandungan serat yang terdapat pada oatmeal juga dapat memperlancar sistem pencernaan balita.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat menyajikan oatmeal dengan berbagai cara. Sudah ada banyak sekali resep oatmeal yang dapat disajikan untuk balita, maupun sebagai <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mpasi-bayi-10-bulan\/\">MPASI pada bayi<\/a>. Selain itu, dengan menyajikan oatmeal, Anda juga dapat membatasi asupan gula tambahan yang dapat menyebabkan obesitas pada anak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mpasi-1-tahun\/\"><strong>10 Resep MPASI 1 Tahun Anti GTM, Lezat, Bergizi dan Anak Suka<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"8_Daging_Ayam\"><strong>8. Daging Ayam<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/ecdb57f7-3c5a-44bd-aec1-a18fa2404d3b.jpeg\" alt=\"Daging ayam (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/raw-chicken-breasts-wooden-cutting-board_5072074.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=1&amp;uuid=7d68a128-7bc9-43b4-8b0a-1e2d04dfad11)\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/ecdb57f7-3c5a-44bd-aec1-a18fa2404d3b.jpeg\" alt=\"Daging ayam (https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/raw-chicken-breasts-wooden-cutting-board_5072074.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=1&amp;uuid=7d68a128-7bc9-43b4-8b0a-1e2d04dfad11)\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Daging ayam memiliki kandungan protein hewani yang sangat tinggi. Seperti yang kita tahu, protein merupakan zat yang dapat membantu tumbuh kembang balita menjadi lebih optimal. Anda dapat menyajikan potongan daging ayam yang lembut sebagai <em>topping<\/em> pada bubur, atau langsung disajikan sebagai makanan utama balita.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu saja, pemberian daging ini juga dapat membantu tumbuh kembang gigi balita karena mereka akan belajar mengunyah daging tersebut. Pastikan saja usia balita sudah cukup untuk diberikan daging ayam, yaitu sekitar usia enam hingga sembilan bulan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"9_Tempe_dan_Tahu\"><strong>9. Tempe dan Tahu<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/img.freepik.com\/premium-photo\/tempe-dan-tahu-goreng-fried-tempeh-tofu-plate-indonesian-culinary-food_570543-4786.jpg\" alt=\"Tempe dan tahu goreng or Fried Tempeh and Tofu on a plate Indonesian culinary food\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/premium-photo\/tempe-dan-tahu-goreng-fried-tempeh-tofu-plate-indonesian-culinary-food_570543-4786.jpg\" alt=\"Tempe dan tahu goreng or Fried Tempeh and Tofu on a plate Indonesian culinary food\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Tempe merupakan makanan yang sangat baik untuk mencegah stunting pada anak. Kandungan protein, vitamin, mineral, serat, dan probiotik yang tinggi dalam tempe sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Dengan mengolah tempe dengan benar dan bervariasi, kita dapat memberikan nutrisi terbaik untuk anak-anak<\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga tahu yang mengandung zat besi, kandungan kalsium, serta protein yang tinggi. Balita akan mendapatkan banyak sekali zat gizi yang baik untuk pertumbuhan tulangnya. Jadi, kondisi <em>stunting<\/em> pada balita dapat lebih dihindari dengan mengonsumsi tahu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tahu juga merupakan salah satu jenis makanan yang dapat disajikan dengan berbagai macam cara. Anda dapat menyajikan tahu sebagai <em>topping<\/em> untuk sup atau langsung disajikan saja kepada balita karena teksturnya yang memang lembut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/slogan-stunting\/\">13 Slogan Stunting yang Menarik<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"10_Daging_Merah\"><strong>10. Daging Merah<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-photo\/fresh-meat_144627-19970.jpg\" alt=\"Fresh meat\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-photo\/fresh-meat_144627-19970.jpg\" alt=\"Fresh meat\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Daging merah, seperti daging sapi, adalah sumber asam amino dan protein yang sangat baik. Kedua zat tersebut dapat membantu perkembangan otak balita serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya itu saja, daging merah juga mengandung zat besi yang baik untuk sel darah merah balita.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun begitu, daging merah terkadang memiliki tekstur yang kenyal dan akan membuat balita kesulitan mengunyah dan menelannya. Oleh karena itu, Anda harus memilih bagian daging merah yang empuk, dan pastikan untuk memasaknya hingga benar-benar matang untuk mendapatkan kebaikan zat besi yang maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"11_Hati_Ayam\"><strong>11. Hati Ayam<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/3173f95c-179a-4138-b870-674b4c89adb2.jpeg\" alt=\"\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.surferseo.art\/3173f95c-179a-4138-b870-674b4c89adb2.jpeg\" alt=\"\"\/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Hati ayam atau ati ayam, merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan protein dan asam amino yang tinggi. Kedua kandungan zat besi pada hati ayam tersebut sangat berguna untuk cegah <em>stunting<\/em> pada anak. Selain itu, zat besi pada hati ayam juga dapat berguna untuk membantu perkembangan otak balita.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Apakah_Anak_yang_Terkena_Stunting_Bisa_Kembali_Normal\"><strong>Apakah Anak yang Terkena Stunting Bisa Kembali Normal?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar efek <em>stunting<\/em>, termasuk masalah pertumbuhan tinggi badan, sulit untuk diperbaiki. Akan tetapi, untuk kondisi seperti penurunan berat badan dan rendahnya produktivitas, ada peluang untuk memperbaikinya dengan memberikan asupan gizi yang mencukupi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, <em>stunting <\/em>memang masih bisa dikoreksi selama anak belum berusia 2 tahun atau dalam 1000 hari pertama kehidupannya. Pada periode tersebut, anak memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat cepat dan responsif terhadap asupan gizi yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika anak sudah berusia lebih dari 2 tahun, usaha perbaikan gizi akan lebih terbatas. Meskipun masih mungkin untuk meningkatkan berat badan anak, namun sulit untuk mengejar pertambahan tinggi badan jika anak sudah terlanjur pendek akibat <em>stunting<\/em>. Hal ini karena tingkat pertumbuhan tubuh anak cenderung melambat setelah usia 2 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, penanganan stunting sebaiknya dimulai sejak dini, yaitu selama 1000 hari pertama kehidupan anak. Upaya pencegahan dan peningkatan gizi pada periode tersebut memiliki dampak yang lebih signifikan dalam mengurangi risiko stunting dan masalah pertumbuhan pada anak.n stunting sebaiknya dimulai sejak dini, yaitu selama 1000 hari pertama kehidupan anak. Upaya pencegahan dan peningkatan gizi pada periode tersebut memiliki dampak yang lebih signifikan dalam mengurangi risiko stunting dan masalah pertumbuhan pada anak.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mpasi-9-bulan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>15 Resep MPASI 9 Bulan yang Praktis dan Bikin Anak Ketagihan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, selain 11 makanan untuk mencegah <em>stunting<\/em> pada balita yang kami rekomendasikan di atas, Anda juga dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>produk makanan sehat<\/strong><\/a> dari Crystal of the Sea.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak sekali jenis makanan yang dapat Anda berikan, seperti <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/bundling-80g\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong><em>food powder<\/em><\/strong><\/a>, <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/snacks\/almond-fish\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong><em>snack<\/em> ikan teri<\/strong><\/a>, hingga <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/frozen-food\/nugget-tempe-teri-210\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong><em>nugget <\/em>tempe teri<\/strong><\/a>. Yuk cegah gangguan pertumbuhan pada anak Anda akibat <em>stunting <\/em>dengan penuhi kebutuhan zat gizinya menggunakan produk Crystal of the Sea!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/bundling-80g\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal Sea sebagai Makanan Pendamping ASI\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" class=\"lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal Sea sebagai Makanan Pendamping ASI\"\/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Sumber rujukan:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>https:\/\/pubmed.ncbi.nlm.nih.gov\/28588101\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.popmama.com\/kid\/4-5-years-old\/jemima\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita?page=all<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.briliofood.net\/foodpedia\/penuh-gizi-9-makanan-ini-bisa-bantu-cegah-stunting-pada-anak-220129j.html<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/apakah-pertumbuhan-anak-stunting-bisa-diperbaiki<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/skata.info\/article\/detail\/973\/terlanjur-stunting-bisakah-diperbaiki<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita yang dapat orang tua berikan. Stunting memang merupakan kondisi yang dapat menyebabkan banyak gangguan pada anak, bahkan sampai ketika mereka telah dewasa. Oleh karena itu, orang tua harus dapat mencegah terjadinya stunting pada anak. Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari apa saja makanan untuk mencegah stunting [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":686,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[125],"tags":[134],"class_list":["post-685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nutrisi","tag-stunting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita | Crystal Sea<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada banyak jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita dengan rasa enak seperti telur dan tahu. Mari simak rekomendasi lengkapnya pada artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita | Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada banyak jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita dengan rasa enak seperti telur dan tahu. Mari simak rekomendasi lengkapnya pada artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-27T03:03:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-22T15:11:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"CrystalSea\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"CrystalSea\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita | Crystal Sea","description":"Ada banyak jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita dengan rasa enak seperti telur dan tahu. Mari simak rekomendasi lengkapnya pada artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"11 Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita | Crystal Sea","og_description":"Ada banyak jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita dengan rasa enak seperti telur dan tahu. Mari simak rekomendasi lengkapnya pada artikel ini!","og_url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/","og_site_name":"Crystal Sea","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","article_published_time":"2023-07-27T03:03:45+00:00","article_modified_time":"2024-09-22T15:11:52+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp","type":"image\/webp"}],"author":"CrystalSea","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@crystalsea_id","twitter_site":"@crystalsea_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"CrystalSea","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/"},"author":{"name":"CrystalSea","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567"},"headline":"Bergizi! Inilah 11 Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita","datePublished":"2023-07-27T03:03:45+00:00","dateModified":"2024-09-22T15:11:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/"},"wordCount":1398,"commentCount":6,"publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp","keywords":["Stunting"],"articleSection":["Nutrisi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/","name":"11 Makanan untuk Mencegah Stunting pada Balita | Crystal Sea","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp","datePublished":"2023-07-27T03:03:45+00:00","dateModified":"2024-09-22T15:11:52+00:00","description":"Ada banyak jenis makanan untuk mencegah stunting pada balita dengan rasa enak seperti telur dan tahu. Mari simak rekomendasi lengkapnya pada artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#primaryimage","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Makanan-Untuk-Mencegah-Stunting-Pada-Balita.webp","width":1280,"height":853,"caption":"Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-untuk-mencegah-stunting-pada-balita\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bergizi! Inilah 11 Makanan Untuk Mencegah Stunting Pada Balita"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","name":"Crystal Sea","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization","name":"Crystal Sea","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","width":512,"height":512,"caption":"Crystal Sea"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","https:\/\/x.com\/crystalsea_id","https:\/\/www.instagram.com\/crystalofthesea","https:\/\/www.tiktok.com\/crystalofthesea.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCroytPott2QP8OyhwmsVC7g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567","name":"CrystalSea","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","caption":"CrystalSea"},"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/author\/crystalsea\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=685"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2753,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/685\/revisions\/2753"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/686"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}