{"id":3877,"date":"2026-06-23T16:55:57","date_gmt":"2026-06-23T09:55:57","guid":{"rendered":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?p=3877"},"modified":"2026-06-23T16:55:57","modified_gmt":"2026-06-23T09:55:57","slug":"cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/","title":{"rendered":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis"},"content":{"rendered":"<p>Bubur ayam MPASI adalah salah satu menu yang sering dipilih orang tua karena teksturnya lembut, mudah dikombinasikan dengan bahan lain, dan bisa disesuaikan dengan usia anak. Tantangannya, banyak orang tua ingin membuat bubur terasa gurih tanpa menggunakan MSG, perasa sintetis, pengawet, atau bumbu instan ultra-proses.<\/p>\n<p>Salah satu cara yang lebih sederhana adalah memakai bubuk ayam murni sebagai tambahan rasa. Bubuk ayam dapat membantu memberi rasa gurih alami pada bubur nasi tanpa perlu kaldu instan yang komposisinya panjang. Dengan catatan, pilih bubuk ayam yang jelas bahan bakunya dan tidak mengandung tambahan yang tidak diperlukan untuk MPASI.<\/p>\n<div id=\"toc_container\" class=\"toc_light_blue no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Contents<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#Kenapa_Bubur_MPASI_Sebaiknya_Dibuat_Sederhana\">Kenapa Bubur MPASI Sebaiknya Dibuat Sederhana?<\/a><\/li><li><a href=\"#Apa_Masalah_Kaldu_Instan_untuk_MPASI\">Apa Masalah Kaldu Instan untuk MPASI?<\/a><\/li><li><a href=\"#Kenapa_Bubuk_Ayam_Bisa_Jadi_Pilihan\">Kenapa Bubuk Ayam Bisa Jadi Pilihan?<\/a><\/li><li><a href=\"#Cara_Pakai_Bubuk_Ayam_untuk_Bubur_MPASI\">Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI<\/a><ul><li><a href=\"#Bahan\">Bahan<\/a><\/li><li><a href=\"#Cara_membuat\">Cara membuat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Berapa_Banyak_Bubuk_Ayam_yang_Dipakai\">Berapa Banyak Bubuk Ayam yang Dipakai?<\/a><\/li><li><a href=\"#Contoh_Variasi_Bubur_Ayam_MPASI\">Contoh Variasi Bubur Ayam MPASI<\/a><ul><li><a href=\"#1_Bubur_ayam_wortel\">1. Bubur ayam wortel<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Bubur_nasi_labu_ayam\">2. Bubur nasi labu ayam<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Bubur_kentang_ayam_bayam\">3. Bubur kentang ayam bayam<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Bubur_nasi_telur_gurih\">4. Bubur nasi telur gurih<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Kenapa_Ini_Lebih_Baik_daripada_Bumbu_Ultra-Proses\">Kenapa Ini Lebih Baik daripada Bumbu Ultra-Proses?<\/a><\/li><li><a href=\"#Tips_Membuat_MPASI_Bebas_MSG_Perasa_Sintetis_Pengawet_dan_UPF\">Tips Membuat MPASI Bebas MSG, Perasa Sintetis, Pengawet, dan UPF<\/a><\/li><li><a href=\"#Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li><a href=\"#Sumber_Referensi\">Sumber Referensi<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<h2><span id=\"Kenapa_Bubur_MPASI_Sebaiknya_Dibuat_Sederhana\">Kenapa Bubur MPASI Sebaiknya Dibuat Sederhana?<\/span><\/h2>\n<p>MPASI bukan hanya soal membuat bayi kenyang. MPASI juga menjadi tahap anak mengenal rasa, tekstur, dan bahan makanan asli. Karena itu, makanan bayi sebaiknya dibuat dari bahan yang jelas, bergizi, dan tidak terlalu banyak tambahan rasa.<\/p>\n<p>Kementerian Kesehatan RI menekankan bahwa MPASI perlu memperhatikan bahan pangan bergizi, higiene, sanitasi, serta pembatasan gula dan garam. WHO juga merekomendasikan agar anak usia 6-23 bulan menghindari makanan tinggi gula, garam, dan lemak trans. Prinsip ini selaras dengan pendekatan MPASI rumahan yang minim bahan ultra-proses.<\/p>\n<h2><span id=\"Apa_Masalah_Kaldu_Instan_untuk_MPASI\">Apa Masalah Kaldu Instan untuk MPASI?<\/span><\/h2>\n<p>Tidak semua kaldu instan sama, tetapi banyak produk bumbu instan dibuat untuk masakan orang dewasa. Komposisinya bisa mengandung garam, gula, penguat rasa, perisa sintetis, pewarna, pengawet, atau bahan tambahan lain untuk memperkuat rasa dan memperpanjang masa simpan.<\/p>\n<p>Untuk MPASI, rasa yang terlalu kuat tidak selalu ideal. Bayi sedang belajar mengenal rasa asli makanan. Jika sejak awal terlalu sering diberikan rasa yang sangat asin, gurih tajam, atau berbumbu kuat, anak bisa lebih sulit menerima makanan rumahan yang rasanya lebih natural.<\/p>\n<h2><span id=\"Kenapa_Bubuk_Ayam_Bisa_Jadi_Pilihan\">Kenapa Bubuk Ayam Bisa Jadi Pilihan?<\/span><\/h2>\n<p>Bubuk ayam murni dapat menjadi pilihan karena tujuannya sederhana: menambahkan rasa ayam pada makanan. Produk seperti <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/chicken-powder-20g\">Crystal Chicken Powder<\/a> dibuat sebagai bubuk ayam yang praktis digunakan untuk menu keluarga dan MPASI.<\/p>\n<p>Jika dibandingkan dengan bumbu instan, bubuk ayam yang komposisinya sederhana lebih mudah dikontrol. Orang tua dapat mengatur sendiri jumlah yang dipakai, memilih bahan utama lain, dan menjaga rasa bubur tetap ringan.<\/p>\n<h2><span id=\"Cara_Pakai_Bubuk_Ayam_untuk_Bubur_MPASI\">Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI<\/span><\/h2>\n<p>Berikut cara dasar membuat bubur nasi gurih dengan bubuk ayam. Sesuaikan tekstur dan porsi dengan usia serta kemampuan makan anak.<\/p>\n<h3><span id=\"Bahan\">Bahan<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>2-3 sendok makan nasi matang atau beras yang sudah dimasak lembut<\/li>\n<li>Air secukupnya untuk mengatur tekstur<\/li>\n<li>Protein tambahan, seperti ayam cincang, ikan, telur, tahu, atau tempe sesuai usia anak<\/li>\n<li>Sayur lembut, seperti wortel, labu, bayam, brokoli, atau kentang<\/li>\n<li>Minyak atau lemak sehat secukupnya sesuai kebutuhan menu anak<\/li>\n<li>Sejumput kecil bubuk ayam murni<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"Cara_membuat\">Cara membuat<\/span><\/h3>\n<ol>\n<li>Masak nasi dengan air sampai teksturnya menjadi bubur lembut.<\/li>\n<li>Tambahkan protein dan sayur yang sudah dicincang halus atau dimasak lembut.<\/li>\n<li>Aduk sampai semua bahan matang dan teksturnya sesuai kemampuan makan anak.<\/li>\n<li>Tambahkan bubuk ayam sedikit saja menjelang akhir proses memasak.<\/li>\n<li>Aduk rata, lalu sesuaikan kekentalan dengan air matang jika diperlukan.<\/li>\n<li>Dinginkan sampai suhu aman sebelum disajikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk bayi yang baru mulai MPASI, bubur bisa disaring atau dilumatkan. Untuk anak yang lebih besar, tekstur dapat dibuat lebih kasar agar anak belajar mengunyah.<\/p>\n<h2><span id=\"Berapa_Banyak_Bubuk_Ayam_yang_Dipakai\">Berapa Banyak Bubuk Ayam yang Dipakai?<\/span><\/h2>\n<p>Gunakan sedikit terlebih dahulu. Bubuk ayam berfungsi sebagai pelengkap rasa, bukan bahan utama. Untuk porsi kecil MPASI, mulai dari sejumput kecil sudah cukup. Jika anak sudah lebih besar dan porsi makan meningkat, jumlahnya bisa disesuaikan.<\/p>\n<p>Prinsipnya, rasa bubur tidak perlu dibuat terlalu kuat. Tujuan penggunaan bubuk ayam adalah membantu makanan terasa lebih gurih alami, bukan membuat makanan bayi terasa seperti makanan orang dewasa.<\/p>\n<h2><span id=\"Contoh_Variasi_Bubur_Ayam_MPASI\">Contoh Variasi Bubur Ayam MPASI<\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"1_Bubur_ayam_wortel\">1. Bubur ayam wortel<\/span><\/h3>\n<p>Campurkan bubur nasi dengan ayam cincang lembut dan wortel yang sudah dimasak sampai empuk. Tambahkan sedikit bubuk ayam untuk memperkuat rasa gurih alami.<\/p>\n<h3><span id=\"2_Bubur_nasi_labu_ayam\">2. Bubur nasi labu ayam<\/span><\/h3>\n<p>Labu memberi rasa manis alami dan tekstur lembut. Kombinasikan dengan ayam atau tahu, lalu tambahkan bubuk ayam sedikit saja agar rasanya lebih seimbang.<\/p>\n<h3><span id=\"3_Bubur_kentang_ayam_bayam\">3. Bubur kentang ayam bayam<\/span><\/h3>\n<p>Kentang bisa menjadi sumber karbohidrat alternatif. Campurkan dengan bayam yang sudah dimasak dan protein hewani, lalu gunakan bubuk ayam sebagai pelengkap rasa.<\/p>\n<h3><span id=\"4_Bubur_nasi_telur_gurih\">4. Bubur nasi telur gurih<\/span><\/h3>\n<p>Telur dapat dicampurkan ke bubur saat proses memasak sampai matang sempurna. Bubuk ayam membantu memberi rasa gurih tanpa perlu bumbu instan.<\/p>\n<h2><span id=\"Kenapa_Ini_Lebih_Baik_daripada_Bumbu_Ultra-Proses\">Kenapa Ini Lebih Baik daripada Bumbu Ultra-Proses?<\/span><\/h2>\n<p>Makanan ultra-proses atau UPF biasanya dibuat melalui formulasi industri dengan banyak bahan tambahan, seperti perisa, penguat rasa, pewarna, pengemulsi, pengawet, atau pemanis. Tidak semua produk kemasan otomatis buruk, tetapi untuk MPASI, pilihan paling aman secara prinsip adalah makanan dengan komposisi yang sederhana dan mudah dipahami.<\/p>\n<p>Bubur MPASI rumahan memberi orang tua kontrol penuh terhadap bahan. Orang tua bisa memilih sumber karbohidrat, protein, sayur, lemak, dan tambahan rasa yang digunakan. Dengan bubuk ayam murni, rasa gurih bisa ditambahkan tanpa harus bergantung pada bumbu instan ultra-proses.<\/p>\n<h2><span id=\"Tips_Membuat_MPASI_Bebas_MSG_Perasa_Sintetis_Pengawet_dan_UPF\">Tips Membuat MPASI Bebas MSG, Perasa Sintetis, Pengawet, dan UPF<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Pilih bahan utama yang segar dan jelas asalnya.<\/li>\n<li>Baca komposisi produk tambahan sebelum digunakan.<\/li>\n<li>Hindari produk dengan daftar bahan yang terlalu panjang untuk makanan bayi.<\/li>\n<li>Batasi garam dan gula tambahan.<\/li>\n<li>Gunakan rasa alami dari ayam, ikan, telur, sayur, bawang, atau bahan pangan asli sesuai usia anak.<\/li>\n<li>Masak dalam porsi kecil agar makanan lebih segar.<\/li>\n<li>Simpan makanan dengan higienis jika perlu disiapkan sebelumnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p>Bubuk ayam dapat digunakan untuk membuat bubur ayam MPASI atau bubur nasi gurih yang praktis, lembut, dan lebih mudah diterima anak. Kuncinya adalah memilih bubuk ayam dengan komposisi sederhana, tanpa MSG, perasa sintetis, pengawet, atau tambahan yang tidak diperlukan untuk MPASI.<\/p>\n<p>Untuk orang tua yang ingin mengurangi bumbu instan ultra-proses, bubuk ayam murni bisa menjadi alternatif yang lebih mudah dikontrol. Gunakan sedikit saja, kombinasikan dengan bahan makanan segar, dan tetap sesuaikan tekstur serta porsi dengan usia anak.<\/p>\n<h2><span id=\"Sumber_Referensi\">Sumber Referensi<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/kemkes.go.id\/id\/pemberian-mpasi-harus-penuhi-4-syarat-ini\">Kementerian Kesehatan RI: Pemberian MPASI Harus Penuhi 4 Syarat Ini<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/kemkes.go.id\/eng\/batasi-gula-dan-garam-untuk-mpasi\">Kementerian Kesehatan RI: Batasi Gula dan Garam untuk MPASI<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.who.int\/publications\/i\/item\/9789240081864\">WHO Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6-23 Months of Age<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/infant-toddler-nutrition\/foods-and-drinks\/foods-and-drinks-to-avoid-or-limit.html\">CDC: Foods and Drinks to Avoid or Limit<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panduan membuat bubur ayam MPASI atau bubur nasi gurih dengan bubuk ayam murni, tanpa MSG, perasa sintetis, pengawet, dan bumbu ultra-proses.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[125],"tags":[263,17,264],"class_list":["post-3877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nutrisi","tag-makanan-bayi","tag-mpasi","tag-nutrisi-bayi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis | Crystal Sea<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis | Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Panduan membuat bubur ayam MPASI atau bubur nasi gurih dengan bubuk ayam murni, tanpa MSG, perasa sintetis, pengawet, dan bumbu ultra-proses.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-23T09:55:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Crystal Sea Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Crystal Sea Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis | Crystal Sea","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis | Crystal Sea","og_description":"Panduan membuat bubur ayam MPASI atau bubur nasi gurih dengan bubuk ayam murni, tanpa MSG, perasa sintetis, pengawet, dan bumbu ultra-proses.","og_url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/","og_site_name":"Crystal Sea","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","article_published_time":"2026-06-23T09:55:57+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg"}],"author":"Crystal Sea Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg","twitter_creator":"@crystalsea_id","twitter_site":"@crystalsea_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Crystal Sea Indonesia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/"},"author":{"name":"Crystal Sea Indonesia","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/3a5a14b104692e0aa87143ca90b9ba3f"},"headline":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis","datePublished":"2026-06-23T09:55:57+00:00","dateModified":"2026-06-23T09:55:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/"},"wordCount":971,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg","keywords":["makanan bayi","MPASI","nutrisi bayi"],"articleSection":["Nutrisi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/","name":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis | Crystal Sea","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg","datePublished":"2026-06-23T09:55:57+00:00","dateModified":"2026-06-23T09:55:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/chicken-powder-bubur-mpasi-main.jpg","width":1280,"height":640,"caption":"Bubuk ayam dapat digunakan untuk membuat bubur MPASI gurih tanpa bumbu instan ultra-proses."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-pakai-bubuk-ayam-untuk-bubur-mpasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Pakai Bubuk Ayam untuk Bubur MPASI Bebas MSG dan Perasa Sintetis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","name":"Crystal Sea","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization","name":"Crystal Sea","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","width":512,"height":512,"caption":"Crystal Sea"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","https:\/\/x.com\/crystalsea_id","https:\/\/www.instagram.com\/crystalofthesea","https:\/\/www.tiktok.com\/crystalofthesea.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCroytPott2QP8OyhwmsVC7g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/3a5a14b104692e0aa87143ca90b9ba3f","name":"Crystal Sea Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e138081ae678124e8730b2733cb121fafb79ef52e3c38288de854d861d1e3c58?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e138081ae678124e8730b2733cb121fafb79ef52e3c38288de854d861d1e3c58?s=96&d=mm&r=g","caption":"Crystal Sea Indonesia"},"description":"Crystal of the Sea hadir mempersembahkan yang terbaik dari alam untuk Anda, kami berkomitmen sepenuh hati untuk terus menghasilkan produk berkualitas yang sehat dan lezat.","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/author\/crystalseaadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3877"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3877\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3879,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3877\/revisions\/3879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}