{"id":2880,"date":"2024-12-09T15:38:16","date_gmt":"2024-12-09T08:38:16","guid":{"rendered":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?p=2880"},"modified":"2025-01-16T11:05:18","modified_gmt":"2025-01-16T04:05:18","slug":"mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/","title":{"rendered":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang tua dan tenaga kesehatan yang menyadari risiko kekurangan nutrisi pada anak, terutama akibat kebiasaan makan yang pilih-pilih (Picky Eater). Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA seorang dokter spesialis anak, memberikan pemahaman mengenai tantangan ini serta strategi efektif yang dapat diterapkan oleh orang tua.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"toc_container\" class=\"toc_light_blue no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Contents<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#Memahami_Kekurangan_Nutrisi_pada_Anak\">Memahami Kekurangan Nutrisi pada Anak<\/a><\/li><li><a href=\"#Langkah_Praktis_untuk_Memperbaiki_Pola_Makan_Anak\">Langkah Praktis untuk Memperbaiki Pola Makan Anak<\/a><ul><li><a href=\"#1_Kreatif_dalam_Penyajian_Makanan_dan_Pengenalan_Secara_Bertahap\">1. Kreatif dalam Penyajian Makanan dan Pengenalan Secara Bertahap<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Meningkatkan_Kepadatan_Nutrisi_dengan_Porsi_Kecil_tapi_Sering\">2. Meningkatkan Kepadatan Nutrisi dengan Porsi Kecil tapi Sering<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Dorong_Variasi_dan_Repetisi_untuk_Mencegah_Penolakan_Makanan\">3. Dorong Variasi dan Repetisi untuk Mencegah Penolakan Makanan<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Utamakan_Makanan_Segar_dibanding_Olahan_Instan\">4. Utamakan Makanan Segar dibanding Olahan Instan<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Ciptakan_Lingkungan_Makan_yang_Mendukung\">5. Ciptakan Lingkungan Makan yang Mendukung<\/a><\/li><li><a href=\"#6_Gunakan_Suplemen_Multivitamin_dengan_Bijak\">6. Gunakan Suplemen Multivitamin dengan Bijak<\/a><\/li><li><a href=\"#7_Atasi_Kekurangan_Nutrisi_dengan_Makanan_Khusus\">7. Atasi Kekurangan Nutrisi dengan Makanan Khusus<\/a><\/li><li><a href=\"#8_Sediakan_Camilan_Sehat_dan_Bernutrisi\">8. Sediakan Camilan Sehat dan Bernutrisi<\/a><\/li><li><a href=\"#9_Pertimbangan_Khusus_untuk_Anak_dengan_Alergi\">9. Pertimbangan Khusus untuk Anak dengan Alergi<\/a><\/li><li><a href=\"#10_Konsultasikan_dengan_Profesional_Kesehatan\">10. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Memahami_Kekurangan_Nutrisi_pada_Anak\">Memahami Kekurangan Nutrisi pada Anak<\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kekurangan nutrisi sering terjadi ketika anak tidak mendapatkan asupan zat gizi yang cukup, yang dapat berdampak pada berbagai masalah kesehatan. Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan &#8220;picky eating&#8221; atau pilih-pilih makanan, di mana anak hanya mau makan 1-2 jenis makanan dari masing-masing kelompok karbohidrat, protein, sayur atau buah. Seperti misalnya anak hanya mau makan nasi sebagai sumber karbohidrat atau hanya mau ayam sebagai sumber protein. Menurut dr. Natasya, pola makan ini umumnya muncul di usia satu tahun dan dapat berlanjut hingga usia tiga tahun atau lebih jika tidak segera ditangani.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pola makan pilih-pilih lain yang sering ditemukan yaitu &#8220;small eaters&#8221; yang hanya makan dalam porsi sangat kecil, dan &#8220;selective eaters&#8221; yang benar-benar menghindari kategori makanan tertentu, seperti karbohidrat atau protein. Kedua pola ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting, seperti anemia, pertumbuhan terhambat (stunting), serta membuat anak kurang berenergi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/free-trial\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-1024x172.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2857 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-1024x172.png 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-300x50.png 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-768x129.png 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16.png 1536w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-1024x172.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2857\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-1024x172.png 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-300x50.png 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16-768x129.png 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-16.png 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Langkah_Praktis_untuk_Memperbaiki_Pola_Makan_Anak\">Langkah Praktis untuk Memperbaiki Pola Makan Anak<\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Meski tantangan nutrisi ini cukup kompleks, ada beberapa langkah proaktif yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak untuk tumbuh kembang yang optimal. Berikut strategi yang disarankan oleh dr. Natasya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Kreatif_dalam_Penyajian_Makanan_dan_Pengenalan_Secara_Bertahap\">1. Kreatif dalam Penyajian Makanan dan Pengenalan Secara Bertahap<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Mulailah memperkenalkan makanan baru dalam porsi kecil yang mudah diterima anak. Misalnya, jika anak tidak menyukai ikan, cobalah mencampurkannya dalam makanan favorit seperti bakso ayam. Pendekatan bertahap ini membantu anak mengenal rasa dan tekstur baru tanpa merasa terpaksa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Meningkatkan_Kepadatan_Nutrisi_dengan_Porsi_Kecil_tapi_Sering\">2. Meningkatkan Kepadatan Nutrisi dengan Porsi Kecil tapi Sering<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk anak yang makan dalam jumlah kecil, berikan makanan lebih sering dengan kandungan nutrisi yang padat. Tambahkan lemak sehat, seperti keju, ke dalam makanan kecil untuk memenuhi kebutuhan kalori harian tanpa membuat anak merasa kenyang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/cara-mengatasi-stunting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">14 Cara Mengatasi Stunting pada Anak, Lakukan Sedini Mungkin!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Dorong_Variasi_dan_Repetisi_untuk_Mencegah_Penolakan_Makanan\">3. Dorong Variasi dan Repetisi untuk Mencegah Penolakan Makanan<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anak mungkin perlu mencoba makanan hingga 10\u201315 kali sebelum benar-benar menerimanya. Berikan variasi cara penyajian, seperti ayam panggang, sup ayam, atau ayam cincang dalam pasta, untuk memperluas preferensi makanan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Utamakan_Makanan_Segar_dibanding_Olahan_Instan\">4. Utamakan Makanan Segar dibanding Olahan Instan<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hindari makanan olahan yang kurang bernutrisi dan beralihlah ke makanan segar. Contohnya, buat camilan sehat seperti sandwich keju atau homemade nugget yang bebas bahan tambahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Ciptakan_Lingkungan_Makan_yang_Mendukung\">5. Ciptakan Lingkungan Makan yang Mendukung<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Suasana makan yang nyaman dapat membantu anak merasa lebih rileks. Gunakan alat makan berwarna cerah, ciptakan suasana menyenangkan, dan libatkan anak dalam menyiapkan makanan untuk meningkatkan rasa penasaran mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"6_Gunakan_Suplemen_Multivitamin_dengan_Bijak\">6. Gunakan Suplemen Multivitamin dengan Bijak<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Suplemen bisa diberikan jika anak kekurangan nutrisi dan tidak bisa menggantikan makanan seimbang. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum memberikan multivitamin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"7_Atasi_Kekurangan_Nutrisi_dengan_Makanan_Khusus\">7. Atasi Kekurangan Nutrisi dengan Makanan Khusus<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk anak dengan anemia, masukkan makanan kaya zat besi, seperti ati atau daging merah ke dalam menu makan mereka. Dalam kasus kekurangan gizi yang parah, dokter mungkin memberikan aturan makan tertentu dan suplementasi bila diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"8_Sediakan_Camilan_Sehat_dan_Bernutrisi\">8. Sediakan Camilan Sehat dan Bernutrisi<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pilih camilan yang kaya nutrisi, seperti stik ubi, bola-bola keju, atau pudding susu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"9_Pertimbangan_Khusus_untuk_Anak_dengan_Alergi\">9. Pertimbangan Khusus untuk Anak dengan Alergi<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika anak memiliki alergi, contohnya alergi ikan maka carilah alternatif protein hewani lain seperti ayam atau daging. Bereksperimen dengan berbagai jenis makanan dalam satu kategori dapat membantu menemukan pilihan yang cocok. Namun tetap jangan lupa untuk perkenalkan kembali protein yang berpotensi membuat anak alergi namun dengan jumlah yang kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"10_Konsultasikan_dengan_Profesional_Kesehatan\">10. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan<\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika masalah makan terus berlanjut atau anak menunjukkan tanda kekurangan gizi, seperti kelelahan atau pertumbuhan yang lambat, segera konsultasikan dengan dokter speasialis anak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kekurangan nutrisi akibat kebiasaan makan yang pilih-pilih merupakan tantangan yang dihadapi banyak orang tua. Namun, dengan kesabaran, kreativitas, dan panduan dokter spesialis anak, orang tua dapat mendukung kebutuhan gizi anak mereka sekaligus membangun pola makan sehat yang bertahan seumur hidup.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk informasi lebih lengkap mengenai \u201cMengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater\u201d bisa diakses melalui video berikut ini: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C_xBoaAu_W1\/?igsh=emU5bmh3NDd6Nm9p\">Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater (Health Talk)<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/salmon-powder-80\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2858 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17.png 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17-300x50.png 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17-768x129.png 768w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2858\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17.png 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17-300x50.png 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-17-768x129.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C_xBoaAu_W1\/?igsh=emU5bmh3NDd6Nm9p<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang tua dan tenaga kesehatan yang menyadari risiko kekurangan nutrisi pada anak, terutama akibat kebiasaan makan yang pilih-pilih (Picky Eater). Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA seorang dokter spesialis anak, memberikan pemahaman mengenai tantangan ini serta strategi efektif yang dapat diterapkan oleh orang tua.&nbsp; ContentsMemahami Kekurangan Nutrisi pada AnakLangkah Praktis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2886,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[258],"tags":[],"class_list":["post-2880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health-talk"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Temukan solusi praktis untuk mengatasi kekurangan Gizi pada anak Picky Eater dari Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Temukan solusi praktis untuk mengatasi kekurangan Gizi pada anak Picky Eater dari Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-09T08:38:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-16T04:05:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Crystal Sea Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Crystal Sea Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater","description":"Temukan solusi praktis untuk mengatasi kekurangan Gizi pada anak Picky Eater dari Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater","og_description":"Temukan solusi praktis untuk mengatasi kekurangan Gizi pada anak Picky Eater dari Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.","og_url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/","og_site_name":"Crystal Sea","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","article_published_time":"2024-12-09T08:38:16+00:00","article_modified_time":"2025-01-16T04:05:18+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1440,"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Crystal Sea Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@crystalsea_id","twitter_site":"@crystalsea_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Crystal Sea Indonesia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/"},"author":{"name":"Crystal Sea Indonesia","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/3a5a14b104692e0aa87143ca90b9ba3f"},"headline":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater","datePublished":"2024-12-09T08:38:16+00:00","dateModified":"2025-01-16T04:05:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/"},"wordCount":691,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg","articleSection":["Health Talk"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/","name":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg","datePublished":"2024-12-09T08:38:16+00:00","dateModified":"2025-01-16T04:05:18+00:00","description":"Temukan solusi praktis untuk mengatasi kekurangan Gizi pada anak Picky Eater dari Dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#primaryimage","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/trail-cover-web-scaled.jpg","width":2560,"height":1440,"caption":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eaters."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/mengatasi-kekurangan-gizi-pada-anak-picky-eater\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak Picky Eater"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","name":"Crystal Sea","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization","name":"Crystal Sea","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","width":512,"height":512,"caption":"Crystal Sea"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","https:\/\/x.com\/crystalsea_id","https:\/\/www.instagram.com\/crystalofthesea","https:\/\/www.tiktok.com\/crystalofthesea.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCroytPott2QP8OyhwmsVC7g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/3a5a14b104692e0aa87143ca90b9ba3f","name":"Crystal Sea Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e138081ae678124e8730b2733cb121fafb79ef52e3c38288de854d861d1e3c58?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e138081ae678124e8730b2733cb121fafb79ef52e3c38288de854d861d1e3c58?s=96&d=mm&r=g","caption":"Crystal Sea Indonesia"},"description":"Crystal of the Sea hadir mempersembahkan yang terbaik dari alam untuk Anda, kami berkomitmen sepenuh hati untuk terus menghasilkan produk berkualitas yang sehat dan lezat.","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/author\/crystalseaadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2880"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2880\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2989,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2880\/revisions\/2989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2886"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}