{"id":1736,"date":"2023-12-07T11:33:20","date_gmt":"2023-12-07T04:33:20","guid":{"rendered":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?p=1736"},"modified":"2024-07-12T14:34:11","modified_gmt":"2024-07-12T07:34:11","slug":"akibat-bayi-kekurangan-asi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/","title":{"rendered":"Ibu Harus Tahu, Ternyata Ini 5 Akibat Bayi Kekurangan ASI"},"content":{"rendered":"\n<p>Pentingnya memberikan ASI bagi bayi tidak dapat dimungkiri. ASI bukan hanya sebagai Gizi utama untuk bayi, tetapi juga dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit dan membangun dasar yang kuat untuk pertumbuhan bayi. Namun, ketika bayi kekurangan ASI, ada beberapa akibat yang dapat timbul dan perlu menjadi perhatian serius bagi para ibu.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui artikel ini, Crystal of the Sea akan membahas apa itu ASI, mengapa ASI penting untuk bayi, dan apa saja akibat bayi kekurangan ASI yang perlu diperhatikan. Selain itu, ibu juga akan mendapatkan tip untuk meningkatkan produksi ASI. Mari simak selengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/free-trial\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal of the Sea\" class=\"wp-image-674 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-2048x344.webp 2048w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Coba Gratis Produk Crystal of the Sea\" class=\"wp-image-674\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Coba-Gratis-Produk-Crystal-Sea-2048x344.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div id=\"toc_container\" class=\"toc_light_blue no_bullets\"><p class=\"toc_title\">Contents<\/p><ul class=\"toc_list\"><li><a href=\"#Apa_Itu_ASI_dan_Mengapa_Penting_untuk_Bayi\">Apa Itu ASI dan Mengapa Penting untuk Bayi?<\/a><\/li><li><a href=\"#Akibat_Bayi_Kekurangan_ASI\">Akibat Bayi Kekurangan ASI<\/a><ul><li><a href=\"#1_Gangguan_Pertumbuhan_Fisik\">1. Gangguan Pertumbuhan Fisik<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Risiko_Infeksi_yang_Lebih_Tinggi\">2. Risiko Infeksi yang Lebih Tinggi<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Gangguan_Kognitif\">3. Gangguan Kognitif<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Masalah_Kesehatan_Mental_dan_Emosional\">4. Masalah Kesehatan Mental dan Emosional<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Risiko_Kekurangan_Gizi\">5. Risiko Kekurangan Gizi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Apa_Saja_Tanda_Bayi_yang_Kekurangan_ASI\">Apa Saja Tanda Bayi yang Kekurangan ASI?<\/a><\/li><li><a href=\"#Tip_Meningkatkan_Produksi_ASI\">Tip Meningkatkan Produksi ASI<\/a><ul><li><a href=\"#1_Frekuensi_Menyusui_yang_Tinggi\">1. Frekuensi Menyusui yang Tinggi<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Pastikan_Posisi_Menyusui_yang_Benar\">2. Pastikan Posisi Menyusui yang Benar<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Jaga_Kesehatan_Tubuh_secara_Keseluruhan\">3. Jaga Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Gunakan_Pump_ASI\">4. Gunakan Pump ASI<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Menyusui_di_Kedua_Sisi_Payudara\">5. Menyusui di Kedua Sisi Payudara<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#Manfaat_MPASI_untuk_Membantu_Perkembangan_Bayi\">Manfaat MPASI untuk Membantu Perkembangan Bayi<\/a><ul><li><a href=\"#1_Pendampingan_Gizi\">1. Pendampingan Gizi<\/a><\/li><li><a href=\"#2_Pengembangan_Keterampilan_Motorik\">2. Pengembangan Keterampilan Motorik<\/a><\/li><li><a href=\"#3_Pengenalan_Rasa_dan_Tekstur\">3. Pengenalan Rasa dan Tekstur<\/a><\/li><li><a href=\"#4_Mendukung_Pertumbuhan_Tulang_dan_Gigi\">4. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi<\/a><\/li><li><a href=\"#5_Pembentukan_Kebiasaan_Makan_Sehat\">5. Pembentukan Kebiasaan Makan Sehat<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Apa_Itu_ASI_dan_Mengapa_Penting_untuk_Bayi\"><strong>Apa Itu ASI dan Mengapa Penting untuk Bayi?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-1024x683.webp\" alt=\"Apa akibat bayi kekurangan asi\" class=\"wp-image-1817 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-1024x683.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-300x200.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-768x512.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi.webp 1280w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/683;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-1024x683.webp\" alt=\"Apa akibat bayi kekurangan asi\" class=\"wp-image-1817\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-1024x683.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-300x200.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi-768x512.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Apa-akibat-bayi-kekurangan-asi.webp 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>ASI (Air Susu Ibu) adalah Gizi terbaik yang dapat diberikan kepada bayi sejak lahir. ASI mengandung zat-zat bergizi esensial yang tidak hanya mendukung pertumbuhan fisik bayi, tetapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kandungan antibodi dalam ASI dapat membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit. Selain itu, ASI juga lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi dibandingkan dengan susu formula.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-bayi-kekurangan-asi\/\">10 Ciri Bayi Kekurangan ASI dan Cara Mengatasi dengan Tepat: Panduan untuk Ibu Menyusui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Akibat_Bayi_Kekurangan_ASI\"><strong>Akibat Bayi Kekurangan ASI<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika bayi mengalami kekurangan ASI, dampaknya dapat sangat signifikan terhadap kesehatan dan perkembangan mereka. Mari telaah beberapa akibat serius yang dapat timbul akibat bayi kekurangan ASI.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Gangguan_Pertumbuhan_Fisik\"><strong>1. Gangguan Pertumbuhan Fisik<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kekurangan ASI dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik bayi. Gizi yang terdapat dalam ASI mendukung pembentukan tulang, otot, dan organ tubuh lainnya. Keterbatasan dalam asupan ASI dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan, mempengaruhi ukuran dan perkembangan fisik bayi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Risiko_Infeksi_yang_Lebih_Tinggi\"><strong>2. Risiko Infeksi yang Lebih Tinggi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ASI memiliki kandungan antibodi yang melindungi bayi dari berbagai infeksi. Bayi yang kekurangan ASI memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah, sehingga lebih rentan terhadap infeksi seperti infeksi saluran pernapasan, telinga, dan sistem pencernaan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/apa-penyebab-bayi-mencret-setelah-mpasi\/\">Apa Penyebab Bayi Mencret Setelah MPASI? Ini Penjelasannya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Gangguan_Kognitif\"><strong>3. Gangguan Kognitif<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gizi penting dalam ASI, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6, berperan kunci dalam perkembangan otak. Kekurangan ASI dapat berdampak pada kesehatan kognitif bayi, mempengaruhi kemampuan belajar, konsentrasi, dan perkembangan kecerdasan mereka. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Masalah_Kesehatan_Mental_dan_Emosional\"><strong>4. Masalah Kesehatan Mental dan Emosional<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ASI tidak hanya memberikan Gizi fisik tetapi juga menciptakan ikatan emosional antara ibu dan bayi. Kekurangan ASI dapat menghambat pembentukan ikatan tersebut, meningkatkan risiko masalah kesehatan mental dan emosional pada bayi, seperti depresi dan kecemasan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Risiko_Kekurangan_Gizi\"><strong>5. Risiko Kekurangan Gizi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ASI memberikan gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan bayi. Kekurangan ASI dapat menyebabkan defisiensi Gizi, mengakibatkan masalah kesehatan seperti anemia dan pertumbuhan tulang yang tidak optimal.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/makanan-yang-baik-untuk-tulang\/\">10 Makanan yang Baik untuk Tulang yang Kuat dan Sehat<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Apa_Saja_Tanda_Bayi_yang_Kekurangan_ASI\">Apa Saja Tanda Bayi yang Kekurangan ASI?<\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-1024x683.webp\" alt=\"Tanda bayi kurang asi\" class=\"wp-image-1818 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-1024x683.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-300x200.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-768x512.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi.webp 1280w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/683;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-1024x683.webp\" alt=\"Tanda bayi kurang asi\" class=\"wp-image-1818\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-1024x683.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-300x200.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi-768x512.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Tanda-bayi-kurang-asi.webp 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Tanda bayi kekurangan ASI penting bagi diketahui ibu, karena ASI merupakan sumber gizi utama bagi bayi yang mengandung gizi esensial yang dibutuhkan oleh bayi di awal kelahirannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini tanda bayi yang kekurangan ASI yang melibatkan aspek kesehatan dan tumbuh kembang bayi, seperti sering menangis, tidak naiknya berat badan bayi, kelelahan, tidur berlebihan, rentan terhadap infeksi, kulit bayi terlihat kuning, mulut dan mata kering, dehidrasi, konstipasi, dan sering buang air kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa mendapatkan informasi terkait tanda-tanda bayi yang kekurangan ASI dan solusi mengatasinya dengan tepat melalui artikel Crystal of the Sea berikut ini <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/ciri-bayi-kekurangan-asi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>10 Ciri Bayi Kekurangan ASI dan Cara Mengatasi dengan Tepat: Panduan untuk Ibu Menyusui<\/strong><\/a><strong>.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Tip_Meningkatkan_Produksi_ASI\"><strong>Tip Meningkatkan Produksi ASI<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan bayi mendapatkan manfaat penuh dari ASI, meningkatkan produksi ASI menjadi suatu hal yang sangat penting. Ada beberapa tip yang dapat ibu ikuti untuk meningkatkan produksi ASI, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Frekuensi_Menyusui_yang_Tinggi\"><strong>1. Frekuensi Menyusui yang Tinggi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menyusui secara sering dapat merangsang kelenjar susu untuk memproduksi lebih banyak ASI. Frekuensi menyusui yang tinggi memberikan sinyal pada tubuh ibu bahwa permintaan ASI lebih tinggi, sehingga meningkatkan produksinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Pastikan_Posisi_Menyusui_yang_Benar\"><strong>2. Pastikan Posisi Menyusui yang Benar<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Posisi menyusui yang benar dapat membantu bayi mendapatkan ASI dengan lebih efisien, dan sekaligus merangsang produksi ASI. Konsultasikan dengan konsultan laktasi atau petugas kesehatan untuk memastikan teknik menyusui yang benar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Jaga_Kesehatan_Tubuh_secara_Keseluruhan\"><strong>3. Jaga Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesehatan ibu secara keseluruhan memainkan peran kunci dalam produksi ASI. Pastikan ibu mendapatkan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan minum air yang cukup. Kondisi tubuh yang prima dapat mendukung produksi ASI yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Gunakan_Pump_ASI\"><strong>4. Gunakan Pump ASI<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Penggunaan pompa ASI dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Menggunakan pompa secara teratur, terutama setelah sesi menyusui, dapat memberikan sinyal tambahan untuk meningkatkan produksi ASI.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Menyusui_di_Kedua_Sisi_Payudara\"><strong>5. Menyusui di Kedua Sisi Payudara<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menyusui di kedua sisi payudara pada setiap sesi menyusui dapat merangsang produksi ASI yang lebih baik. Memastikan bahwa kedua payudara mendapatkan stimulasi akan membantu menjaga keseimbangan produksi ASI.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/resep-mpasi-ikan-gabus\/\">Bayi Makin Sehat, Inilah 5 Resep MPASI Ikan Gabus yang Wajib Bunda Ketahui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"Manfaat_MPASI_untuk_Membantu_Perkembangan_Bayi\"><strong>Manfaat MPASI untuk Membantu Perkembangan Bayi<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memperkenalkan <strong><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/panduan-pemberian-mpasi\/\">Makanan Pendamping ASI (MPASI)<\/a> <\/strong>merupakan langkah penting dalam perjalanan pertumbuhan bayi. MPASI tidak hanya melengkapi asupan gizi, tetapi juga memberikan pengalaman baru dalam menciptakan kebiasaan makan yang sehat. Beberapa manfaat MPASI untuk membantu perkembangan bayi termasuk:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"1_Pendampingan_Gizi\"><strong>1. Pendampingan Gizi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>MPASI dapat memberikan tambahan Gizi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Sementara ASI menyediakan Gizi utama, MPASI dapat memperkenalkan unsur-unsur seperti zat besi, vitamin, dan mineral tambahan yang penting bagi kesehatan optimal Sang Buah Hati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"2_Pengembangan_Keterampilan_Motorik\"><strong>2. Pengembangan Keterampilan Motorik<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengenalkan makanan padat melalui MPASI dapat membantu mengembangkan keterampilan motorik bayi. Proses menggenggam makanan, membawa sendok ke mulut, dan mengunyah adalah latihan penting yang memperkuat otot-otot dan keterampilan motorik halus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"3_Pengenalan_Rasa_dan_Tekstur\"><strong>3. Pengenalan Rasa dan Tekstur<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>MPASI memperkenalkan bayi pada berbagai rasa dan tekstur makanan. Ini membantu membentuk preferensi makanan dan mengurangi risiko bayi menjadi pemilih makanan di kemudian hari. Proses ini juga dapat merangsang perkembangan sensorik bayi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/tips-agar-bayi-mau-makan-mpasi\/\">Kenali Tips agar Bayi Mau Makan MPASI buatan Bunda<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"4_Mendukung_Pertumbuhan_Tulang_dan_Gigi\"><strong>4. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kandungan Gizi yang ada di dalam MPASI, seperti kalsium dan vitamin D, dapat mendukung pertumbuhan tulang dan perkembangan gigi bayi. Hal ini penting untuk memastikan sistem rangka bayi dapat berkembang dengan baik dan memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span id=\"5_Pembentukan_Kebiasaan_Makan_Sehat\"><strong>5. Pembentukan Kebiasaan Makan Sehat<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>MPASI dapat membantu membentuk kebiasaan makan sehat Si Kecil sejak dini. Bayi yang terbiasa dengan beragam jenis makanan cenderung menjadi anak yang lebih fleksibel dalam memilih makanan, menciptakan pola makan yang seimbang dan beragam.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"900\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga.webp\" alt=\"Brown Anchovy - Cara Menghangatkan MPASI agar Kualitas Gizinya Terjaga\" class=\"wp-image-1724 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga.webp 900w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-300x300.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-150x150.webp 150w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-768x768.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-70x70.webp 70w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 900px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 900\/900;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"900\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga.webp\" alt=\"Brown Anchovy - Cara Menghangatkan MPASI agar Kualitas Gizinya Terjaga\" class=\"wp-image-1724\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga.webp 900w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-300x300.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-150x150.webp 150w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-768x768.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Brown-Anchovy-Cara-Menghangatkan-MPASI-agar-Kualitas-Gizinya-Terjaga-70x70.webp 70w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/noscript><\/figure>\n\n\n\n<p>Penting bagi para ibu untuk memahami akibat bayi kekurangan ASI. Sebagai Gizi utama untuk bayi, ASI memainkan peran penting untuk memenuhi asupan harian Si Kecil dan membantu tumbuh kembangnya agar optimal. Selain ASI, ibu juga harus mulai memperkenalkan MPASI kepada bayi jika sudah berusia sekitar 6 (enam) bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Memperkenalkan MPASI kepada bayi adalah langkah penting dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan agar lebih optimal. Manfaat MPASI dalam melengkapi asupan gizi, mendukung perkembangan motorik, dan membentuk kebiasaan makan sehat menjadi faktor kunci dalam memberikan dasar yang kokoh bagi kesehatan Si Kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan bahwa MPASI yang diberikan tidak hanya lezat tetapi juga bergizi, Crystal of the Sea hadir dengan <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/brown-anchovy-powder-20g\"><strong>bumbu MPASI bayi<\/strong><\/a> yang dapat digunakan dengan mudah. Ibu hanya perlu menaburkannya di atas MPASI atau mencampurkannya ke dalam resep sesuai selera.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/food-powder\/brown-anchovy-powder-20g\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" data-src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal of the Sea\" class=\"wp-image-675 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-2048x343.webp 2048w\" data-sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/172;\" \/><noscript><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"172\" src=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp\" alt=\"Produk Crystal of the Sea\" class=\"wp-image-675\" srcset=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1024x172.webp 1024w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-300x50.webp 300w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-768x129.webp 768w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-1536x258.webp 1536w, https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Produk-Crystal-Sea-2048x343.webp 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Bumbu MPASI dari Crystal of the Sea dapat membuat makanan bayi Anda lebih lezat dan <em>umami<\/em>, memberikan kegembiraan baru pada pengalaman makan Si Kecil. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk yang kami tawarkan, klik <a href=\"https:\/\/crystalsea.id\/product\/\"><strong>di sini<\/strong><\/a>!<\/p>\n\n\n\n<p><em>Sumber rujukan:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ibu-ini-5-dampak-bila-anak-tidak-mendapatkan-asi-eksklusif\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.klikdokter.com\/ibu-anak\/kesehatan-bayi\/gejala-bayi-kekurangan-asi\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.healthpartners.com\/blog\/how-do-i-know-my-baby-is-getting-enough-breastmilk\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.babyfriendlyusa.org\/news\/what-should-happen-when-baby-does-not-get-enough-milk-from-mom\/<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/bebeclub.co.id\/artikel\/ibu-perlu-tahu\/0-3-bulan\/tanda-bayi-kurang-asi\/<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pentingnya memberikan ASI bagi bayi tidak dapat dimungkiri. ASI bukan hanya sebagai Gizi utama untuk bayi, tetapi juga dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit dan membangun dasar yang kuat untuk pertumbuhan bayi. Namun, ketika bayi kekurangan ASI, ada beberapa akibat yang dapat timbul dan perlu menjadi perhatian serius bagi para ibu. Melalui artikel ini, Crystal of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1737,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[125],"tags":[218,133,17],"class_list":["post-1736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nutrisi","tag-asi","tag-brown-anchovy","tag-mpasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Akibat Bayi Kekurangan ASI Ekslusif yang Ibu Wajib Tahu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Akibat bayi kekurangan ASI yaitu gangguan pertumbuhan, gangguan kognitif, dan risiko kekurangan gizi. Pahami juga tips meningkatkan produksi ASI di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Akibat Bayi Kekurangan ASI Ekslusif yang Ibu Wajib Tahu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Akibat bayi kekurangan ASI yaitu gangguan pertumbuhan, gangguan kognitif, dan risiko kekurangan gizi. Pahami juga tips meningkatkan produksi ASI di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Crystal Sea\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-07T04:33:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-12T07:34:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"CrystalSea\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@crystalsea_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"CrystalSea\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Akibat Bayi Kekurangan ASI Ekslusif yang Ibu Wajib Tahu","description":"Akibat bayi kekurangan ASI yaitu gangguan pertumbuhan, gangguan kognitif, dan risiko kekurangan gizi. Pahami juga tips meningkatkan produksi ASI di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Akibat Bayi Kekurangan ASI Ekslusif yang Ibu Wajib Tahu","og_description":"Akibat bayi kekurangan ASI yaitu gangguan pertumbuhan, gangguan kognitif, dan risiko kekurangan gizi. Pahami juga tips meningkatkan produksi ASI di sini!","og_url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/","og_site_name":"Crystal Sea","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","article_published_time":"2023-12-07T04:33:20+00:00","article_modified_time":"2024-07-12T07:34:11+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"CrystalSea","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@crystalsea_id","twitter_site":"@crystalsea_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"CrystalSea","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/"},"author":{"name":"CrystalSea","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567"},"headline":"Ibu Harus Tahu, Ternyata Ini 5 Akibat Bayi Kekurangan ASI","datePublished":"2023-12-07T04:33:20+00:00","dateModified":"2024-07-12T07:34:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/"},"wordCount":1191,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp","keywords":["ASI","Brown Anchovy","MPASI"],"articleSection":["Nutrisi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/","name":"5 Akibat Bayi Kekurangan ASI Ekslusif yang Ibu Wajib Tahu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp","datePublished":"2023-12-07T04:33:20+00:00","dateModified":"2024-07-12T07:34:11+00:00","description":"Akibat bayi kekurangan ASI yaitu gangguan pertumbuhan, gangguan kognitif, dan risiko kekurangan gizi. Pahami juga tips meningkatkan produksi ASI di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#primaryimage","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/akibat-bayi-kekurangan-asi.webp","width":1280,"height":853,"caption":"Sumber: Pexels"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/akibat-bayi-kekurangan-asi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ibu Harus Tahu, Ternyata Ini 5 Akibat Bayi Kekurangan ASI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","name":"Crystal Sea","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#organization","name":"Crystal Sea","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","contentUrl":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Crystal_Logo.c96819ba.png","width":512,"height":512,"caption":"Crystal Sea"},"image":{"@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Crystal-of-the-Sea-109051870630997","https:\/\/x.com\/crystalsea_id","https:\/\/www.instagram.com\/crystalofthesea","https:\/\/www.tiktok.com\/crystalofthesea.id","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCroytPott2QP8OyhwmsVC7g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae64af932f1f2cdea2cead4c9f793567","name":"CrystalSea","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9aa26eec1ee014264e4b33587da91c45e51730c95473f0b7b2f35abae87a458a?s=96&d=mm&r=g","caption":"CrystalSea"},"url":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/author\/crystalsea\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1736"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1819,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1736\/revisions\/1819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crystalsea.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}